Selasa, 16 Juni 2026

Prakiraan Cuaca

Periode Peralihan Musim Wilayah Indonesia, NTT Waspada Potensi Hujan Tinggi 

Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer dan labilitas sedang hingga kuat di sejumlah lokasi,masih mendukung potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia.

Tayang:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Cristin Adal
zoom-inlihat foto Periode Peralihan Musim Wilayah Indonesia, NTT Waspada Potensi Hujan Tinggi 
TRIBUNFLORES.COM/KRISTIN ADAL
HUJAN LEBAT- Hujan lebat di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. 

TRIBUNLORES.COM, MAUMERE- BMKG mengungkapkan berdasarkan hasil pengamatan curah hujan dalam tiga hari terakhir, hujan berintensitas sedang hingga lebat masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia. 

Beberapa wilayah yang mencatat curah hujan lebat antara lain Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 115,3 mm/hari, Banten sebesar 103,0 mm/hari, dan Bali sebesar 121,4 mm/hari. 

Sementara itu, hujan berintensitas sedang teramati di sejumlah wilayah lainnya, meliputi sebagian besar kawasan di Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Pada periode terkini, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam fase peralihan musim (pancaroba), yang secara klimatologis ditandai oleh kontras suhu udara antara pagi dan siang hari. 

 

Baca juga: Prakiraan Cuaca Flores Hari Ini Selasa 13 Mei 2025, Sebagian Wilayah Dilanda Hujan Disertai Petir

 

 

Peningkatan intensitas radiasi matahari pada pagi hingga siang hari berkontribusi terhadap penguatan proses konvektif di lapisan atmosfer bawah, sehingga meningkatkan potensi terbentuknya awan konvektif pada sore hingga malam hari. 

Kondisi ini berpeluang menimbulkan hujan dengan karakteristik tidak merata, berdurasi singkat, berintensitas sedang hingga lebat, serta disertai kejadian kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Bibit Siklon Tropis 93P diprakirakan terpantau masih di sekitar Laut Arafura sebelah Barat Papua Selatan, dengan kecepatan angin maksimum 25 knot, tekanan Udara minimum 1003-1006 hPa, dan pergerakan ke arah Barat - Barat Laut, yang menginduksi peningkatan kecepatan angin di sekitarnya hingga mencapai >25 knots dari Papua Selatan hingga Laut Arafura. 

Sementara itu, Sirkulasi Siklonik juga terpantau di Samudra Hindia barat daya Bengkulu, di Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik Utara Papua, yang membentuk daerah konvergensi memanjang dari Samudra Hindia Barat Daya Lampung hingga barat daya Bengkulu, di Perairan Timur Filipina bagian selatan, dan dari Perairan Utara Papua Nugini hingga Utara Papua. 

 

Baca juga: Gunung Lewotolok Lembata NTT 14 Kali Gempa Letusan, Angin ke Arah Utara dan Barat Laut

 

Kombinasi antara MJO, gelombang Kelvin, gelombang Rossby Ekuator, dan gelombang Low Frequency pada wilayah dan periode yang sama terpantau aktif di Samudra Hindia barat Aceh hingga Bengkulu, Aceh, Sumatra Utara, di Teluk Thailand, Laut Andaman, dan Perairan Selatan Jawa hingga NTT,sehingga berpotensi meningkatkan aktivitas konvektif serta pembentukan pola sirkulasi siklonik di wilayah tersebut.

Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer dan labilitas sedang hingga kuat di sejumlah lokasi,masih mendukung potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca, serta selalu menjaga kesehatan dengan menjaga lingkungan, khususnya yang berada pada wilayah rentan terhadap dampak cuaca ekstrem.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved