Sabtu, 11 April 2026

Berita NTT

Menteri Perdagangan Timor Leste Kunjungi Kabupaten Belu NTT

“Secara administrasi kita berbeda, tetapi secara budaya dan hubungan kekeluargaan, kita adalah

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Menteri Perdagangan Timor Leste Kunjungi Kabupaten Belu NTT
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH dan Wabup Vicente Hornai Gonsalves menerima kunjungan resmi Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste, Dr. Nino Pereira, yang berlangsung diruang rapat Kantor Bupati Belu, Selasa (2/7/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH dan Wabup Vicente Hornai Gonsalves menerima kunjungan resmi Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste, Dr. Nino Pereira, yang berlangsung diruang rapat Kantor Bupati Belu, Selasa (2/7/2025). 

Kunjungan persahabatan antara negara serumpun, Indonesia dan Timor Leste, serta membuka peluang kerja sama baru dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya, khususnya di kawasan perbatasan.

Bupati Willy Lay menyampaikan meskipun Kabupaten Belu dan Timor Leste terpisah secara administratif, masyarakat di kedua wilayah memiliki ikatan kultural dan adat istiadat yang serupa.

“Secara administrasi kita berbeda, tetapi secara budaya dan hubungan kekeluargaan, kita adalah satu. Karena itu, kunjungan ini sangat berarti untuk mempererat tali persaudaraan dan kerja sama lintas batas,” ujar Bupati Willy, kepada media. 

 

Baca juga: Ikuti Forum Bisnis NTT – Timor Leste, BI NTT Dukung Penguatan Sinergi Lintas Sektor

 

 

Salah satu hasil penting dari pertemuan ini adalah undangan dari pihak Timor Leste kepada Pemerintah Kabupaten Belu untuk ikut serta dalam kegiatan Expo di Timor Leste yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus 2025. 

Bupati Willy menyambut baik undangan tersebut dan menyatakan kesiapan Belu untuk berpartisipasi sebagai bentuk nyata kerja sama bilateral yang saling menguntungkan.

Tak hanya itu, kedua pihak juga membahas rencana reaktivasi pasar-pasar tradisional di zona perbatasan yang selama ini tidak lagi aktif.

Reaktivasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan melalui perdagangan yang lebih dinamis dan legal.

“Kita akan rumuskan langkah konkret untuk memberdayakan kembali pasar-pasar tradisional lintas batas yang selama ini vakum. Ini penting untuk mendorong perputaran ekonomi rakyat,” jelas Bupati Belu.

Kunjungan ini juga menjadi kelanjutan dari perhatian Pemerintah Timor Leste terhadap pelayanan kesehatan lintas negara. 

Salah satu poin penting yang dibahas adalah kemungkinan masyarakat Timor Leste, khususnya yang tinggal di wilayah perbatasan, dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan di RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua, dalam kondisi darurat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved