Sabtu, 2 Mei 2026

Prada Lucky Namo Meninggal

Prada Lucky Namo Tewas Diduga Dianiaya Senior, Denpom Ende: Hasil Pemeriksaan

Prada Lucky tewas diduga dianiaya seniornya berjumlah 20 orang. Denpom Ende sedang melakukan penyelidikan kasus ini.

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Prada Lucky Namo Tewas Diduga Dianiaya Senior, Denpom Ende: Hasil Pemeriksaan
TRIBUNFLORES.COM
KOLASE FOTO - Ayah dari Prada Lucky dan Prada Lukcy. Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), anggota TNI AD meninggal dunia setelah 3 hari dirawat intensif di ruang ICU RSUD Aeramo, Kecamatan Aesesa, Rabu (6/8/2025). Prada Lukcy Dianyiaya senior di Barak Wakanga Mere, Nagekeo. Denpom ENde sedang menyelidiki kasus ini. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Penyelidikan kasus kematian Prada Lucky Namo, anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, yang diduga akibat dianiaya sejumlah seniornya oleh jajaran Sub Denpom Sub Denpom IX/1-1 Ende telah membuahkan hasil. 

Sayangnya, pihak Sub Denpom Sub Denpom IX/1-1 Ende belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penyelidikan kasus kematian Prada Lucky Namo. 

Komandan Sub Denpom Sub Denpom IX/1-1 Ende, Kapten CPM Stefanus Kopong Ola yang dikonfirmasi TribunFlores.com, Minggu (10/9/2025) sekitar pukul 17.33 WITA melalui pesan WhatsApp terkait hasil pemeriksaan kasus tersebut mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan.

Baca juga: Tangisan Sepriana Paulina Mirpey, Ibunda Prada Lucky Namo: Mama Hancur nak

 

Bahkan TribunFlores.com sempat meminta kesediaan Kapten Stefanus untuk diwawancarai secara langsung terkait kasus yang cukup menghebohkan masyarakat NTT tersebut. 

"Kalau hasil pemeriksaan tidak bisa, tapi kalau bicara boleh, tapi kami masih bekerja supaya cepat penyelesaiannya," kata Kapten Stefanus melalui pesan WhatsApp. 

Ditanya apakah TribunFlores.com tidak bisa melakukan wawancara terkait kasus tersebut, Kapten Stefanus menyebut Ia belum punya waktu.

"Bisa tapi mohon waktu karena kami belum ada waktu karena masih kerja," jelas Kapten Stefanus. 

TribunFlores.com bahkan meminta jumlah oknum anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere yang telah diperiksa di Sub Denpom Sub Denpom IX/1-1 Ende serta jumlah terduga pelaku yang sudah ditahan dan kronologi singkat kasus tersebut namun hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari Kapten Stefanus.

Sebelumnya, Jenazah Prada Lucky Chepril Saputra Namo telah dimakamkan di TPU Kapadala, Kota Kupang, Sabtu (9/8/2025).

Kedua orang tua, Serma Christian Namo dan Sepriana Paulina Mirpey, kakak dan adik serta sahabat kenalan melepas kepergian Prada Lucky Namo untuk selama-lamanya dengan berlinang air mata.

Serma Christian dan sang istri begitu terpukul atas berpulangnya putra kebanggaan mereka.

Saat jenazah hendak dibawa dari rumah duka Asrama TNI, Kelurahan Kuanino ke TPU Kapadala, Sepriana seakan tak mau berpisah dengan anaknya.

"Jangan bawa beta pung anak," ratap Sepriana sambil memeluk peti jenazah anaknya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved