Prada Lucky Namo Meninggal
Prada Lucky Namo Tewas Diduga Dianiaya Senior, Denpom Ende: Hasil Pemeriksaan
Prada Lucky tewas diduga dianiaya seniornya berjumlah 20 orang. Denpom Ende sedang melakukan penyelidikan kasus ini.
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/KOLASE-FOTO-Ayah-dari-Prada-Lucky-dan-Prada-Lukcy-P.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Penyelidikan kasus kematian Prada Lucky Namo, anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, yang diduga akibat dianiaya sejumlah seniornya oleh jajaran Sub Denpom Sub Denpom IX/1-1 Ende telah membuahkan hasil.
Sayangnya, pihak Sub Denpom Sub Denpom IX/1-1 Ende belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penyelidikan kasus kematian Prada Lucky Namo.
Komandan Sub Denpom Sub Denpom IX/1-1 Ende, Kapten CPM Stefanus Kopong Ola yang dikonfirmasi TribunFlores.com, Minggu (10/9/2025) sekitar pukul 17.33 WITA melalui pesan WhatsApp terkait hasil pemeriksaan kasus tersebut mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan.
Baca juga: Tangisan Sepriana Paulina Mirpey, Ibunda Prada Lucky Namo: Mama Hancur nak
Bahkan TribunFlores.com sempat meminta kesediaan Kapten Stefanus untuk diwawancarai secara langsung terkait kasus yang cukup menghebohkan masyarakat NTT tersebut.
"Kalau hasil pemeriksaan tidak bisa, tapi kalau bicara boleh, tapi kami masih bekerja supaya cepat penyelesaiannya," kata Kapten Stefanus melalui pesan WhatsApp.
Ditanya apakah TribunFlores.com tidak bisa melakukan wawancara terkait kasus tersebut, Kapten Stefanus menyebut Ia belum punya waktu.
"Bisa tapi mohon waktu karena kami belum ada waktu karena masih kerja," jelas Kapten Stefanus.
TribunFlores.com bahkan meminta jumlah oknum anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere yang telah diperiksa di Sub Denpom Sub Denpom IX/1-1 Ende serta jumlah terduga pelaku yang sudah ditahan dan kronologi singkat kasus tersebut namun hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari Kapten Stefanus.
Sebelumnya, Jenazah Prada Lucky Chepril Saputra Namo telah dimakamkan di TPU Kapadala, Kota Kupang, Sabtu (9/8/2025).
Kedua orang tua, Serma Christian Namo dan Sepriana Paulina Mirpey, kakak dan adik serta sahabat kenalan melepas kepergian Prada Lucky Namo untuk selama-lamanya dengan berlinang air mata.
Serma Christian dan sang istri begitu terpukul atas berpulangnya putra kebanggaan mereka.
Saat jenazah hendak dibawa dari rumah duka Asrama TNI, Kelurahan Kuanino ke TPU Kapadala, Sepriana seakan tak mau berpisah dengan anaknya.
"Jangan bawa beta pung anak," ratap Sepriana sambil memeluk peti jenazah anaknya.
Prada Lucky Namo Meninggal
Prada Lucky Namo Tewas di Nagekeo
Denpom Ende
Ibunda Prada Lucky Namo
Aniaya Prada Lucky Namo
Pacar Prada Lucky Namo
Kasus Kematian Prada Lucky Namo
Kapten CPM Stefanus Kopong Ola
Tribun Flores.com
| Forum Pemuda NTT Nagekeo Sampaikan Permohonan Maaf untuk Almarhum Prada Lucky |
|
|---|
| AHP Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Angkat Bicara Terkait Kematian Prada Lucky |
|
|---|
| Tangisan Sepriana Paulina Mirpey, Ibunda Prada Lucky Namo: Mama Hancur nak |
|
|---|
| Keluarga dan Kerabat Ikut Ibadah Rumah Duka Prada Lucky Namo |
|
|---|
| YKBH Justitia NTT Sebut Kasus Prada Lucky Tergolong Pelanggaran HAM Berat |
|
|---|