ViralLokal NTT
Kepala Dinas Pendidikan NTT Minta Kepala SMKN 6 Ende Berikan Peringatan Kepada Ibu Guru Karrin
etelah Koordinator Pengawas Pendidikan Menengah (Korwas Dikmen) Kabupaten Ende, Dra. Wahyuni Budiasih, M.P.d, angkat bicara, Kepala Dinas Pendidikan d
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Ricko Wawo
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE -Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo juga akhirnya angkat bicara terkait video tik-tok berdurasi 1 menit 7 detik yang diunggah oleh pemilik akun tik-tok @ibuguru.karryn11 yang viral di media sosial dan dibagikan di beberapa platform media sosial seperti Facebook dan grup WhatsApp.
Dalam video tik-tok tersebut, pemilik akun tik-tok @ibuguru.karryn11 yang merupakan guru PPPK di SMKN 6 Ende terlihat menjawab pertanyaan pemilik akun tik-tok @uang soal besaran honor yang diterima guru honorer di SMKN 6 Ende yang berlokasi di Wolobheto, Kebesani, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar Rp 250 ribu perbulan.
Ambrosius Kodo mengatakan dirinya sudah menyampaikan hal tersebut kepada Kepala SMKN 6 Ende agar memanggil ibu guru Karrin yakni pemilik akun tik-tok @ibuguru.karryn11 yang merupakan guru PPPK di sekolah tersebut agar diberi peringatan.
Baca juga: Korwas Dikmen Sebut Video Tik-Tok Guru SMKN 6 Ende Terima Honor Rp 250 Ribu Tidak Melanggar Etika
"Silahkan guru-guru itu menggunakan media sosial itu silahkan tetapi yang saya sesalkan itu yang ditanya oleh follower nya itu gaji ibu Karrin itu bukan gaji teman-teman lain kenapa dia spil gaji teman-teman lain, tidak salah, tapi apakah baik seorang guru itu menyampaikan di media sosial, sehingga saya sampaikan ke kepala sekolah untuk secara berjenjang memanggil dan mengingatkan yang bersangkutan," tegas Ambros saat dihubungi melalui telepon selularnya, Selasa, 6 Agustus 2024 siang
Dia juga mengakui banyak guru di NTT yang cukup viral di media sosial dan dirinya sudah memberikan peringatan agar menggunakan media sosial secara bijak dan baik yang mendukung peningkatan kompetensi guru.
"Kalau hal-hal lain sebaiknya dipastikan dulu apakah ini layak di posting atau tidak apalagi menyangkut orang lain atau lembaga lain itu saya kira perlu menjadi perhatian, walaupun teman-teman guru itu menyampaikan secara jujur apa yang mereka dapatkan, tidak apa-apa, saya sebagai kepala Dinas P&K Provinsi NTT yang pertama mengapresiasi kepada teman-teman guru yang masih mau mengajar dari wilayah yang cukup jauh dari kota dengan gaji yang kecil," ujar Ambros.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Guru SMKN 6 Ende Terima Honor Rp 250 Ribu
Video Guru SMKN 6 Ende Terima Honor Viral
Viral di Tiktok Guru Honorer di SMKN 6 Ende
TribunFlores.com
| Penjabat Sekda Sikka Buka Rapat Koordinasi Penyediaan Obat BPJS |
|
|---|
| Dugaan Korupsi Pengerjaan Jalan di Lebatukan, Jaksa Geledah Kantor Dinas PUPR Lembata |
|
|---|
| Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Periode Januari-Juni 2024 Capai 6,4 Juta |
|
|---|
| Murid Kelas Satu SD di Kupang Meninggal Dunia, Diduga Jatuh di IPAL RSUD SK Lerik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/VIDEO-TIK-TOK-Sebuah-video-tik-tok-berdurasi-1-menit-7-detik.jpg)