Minggu, 19 April 2026

Berita Ende

6 Kabupaten Wilayah BPJS Kesehatan Ende Pertahankan Status UHC hingga 2026

Keenam daerah tersebut memastikan akan mempertahankan cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau UHC hingga tahun 2026.

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto 6 Kabupaten Wilayah BPJS Kesehatan Ende Pertahankan Status UHC hingga 2026
TRIBUNFLORES. COM/ARNOLDUS WELIANTO
TERIMA PENGHARGAAN - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende, Deny Jermy Eka Putra Mase, didampingi Wabup Ende, drg Dominikus Minggu Mere terima penghargaan di Jakarta, Januari 2026. Keduanya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keenam Pemerintah Kabupaten atas komitmen yang terus dijaga dalam penyelenggaraan Program JKN. 

Ringkasan Berita:
  • Enam kabupaten di wilayah BPJS Ende (Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat) mempertahankan predikat Universal Health Coverage (UHC) hingga 2026.
  • Lebih dari 95 persen penduduk di kabupaten-kabupaten tersebut telah menjadi peserta JKN, memastikan akses layanan kesehatan tanpa kendala biaya.
  • Kolaborasi BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah menjadi kunci keberhasilan, dengan fokus menjaga keaktifan peserta dan kualitas pelayanan.

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Keberhasilan Indonesia meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) tidak hanya ditopang oleh percepatan cakupan kepesertaan, tetapi juga oleh komitmen kuat Pemerintah Daerah dalam memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan kapan pun dan di mana pun tanpa hambatan biaya maupun teknis.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan oleh Pemerintah Daerah di enam kabupaten wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ende, yakni Kabupaten Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.

Keenam daerah tersebut memastikan akan mempertahankan cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau UHC hingga tahun 2026.

Universal Health Coverage merupakan sistem yang menjamin seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang dibutuhkan, tanpa terkendala biaya.

Baca juga: BPJS Kesehatan Ende Dorong Skrining Riwayat Kesehatan Melalui Aplikasi Mobile JKN

Pelayanan Medis

Program ini bertujuan mengurangi kesenjangan sosial dalam akses layanan kesehatan, sekaligus memastikan setiap individu memperoleh pelayanan medis yang bermutu dan berkualitas.

Selain memberikan perlindungan finansial bagi masyarakat, UHC juga dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan derajat kesehatan penduduk secara merata. Pencapaian UHC di enam kabupaten tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Meski demikian, tantangan ke depan masih besar, terutama dalam menjaga keaktifan peserta dan pemanfaatan layanan secara bijak.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende, Deny Jermy Eka Putra Mase, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keenam Pemerintah Kabupaten atas komitmen yang terus dijaga dalam penyelenggaraan Program JKN.

“Tidaklah mudah meraih predikat Universal Health Coverage atau cakupan semesta Jaminan Kesehatan Nasional. Namun berkat dukungan dan komitmen kuat dari Pemerintah Daerah, baik provinsi maupun kabupaten, UHC dapat terwujud di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Ende,” ujar Deny, Rabu (28/1/2026).

Ia menyampaikan, lebih dari 95 persen penduduk di enam kabupaten tersebut telah terlindungi Program JKN, sehingga berhak menerima penghargaan UHC langsung dari Direktur Utama BPJS Kesehatan.

“Selamat dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat yang telah mencapai predikat UHC. Melalui momentum ini, mari bersama-sama meningkatkan komitmen untuk terus memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Deny juga memaparkan data kepesertaan JKN hingga Desember 2025. 

Di Kabupaten Ende, jumlah peserta aktif mencapai 274.696 jiwa atau 96,13 persen. 

Kabupaten Nagekeo mencatat 139.909 peserta aktif atau 84,67 persen, Kabupaten Ngada sebanyak 152.387 jiwa atau 89,61 persen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved