Gunung Lewotolok Status Siaga
Dalam 24 Jam, Gunung Lewotolok Lembata 27 Letusan 8 Kali Gempa Guguran
Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata mencatat 27 kali letusan/erupsi dan 8 kali gempa guguran periode pengamatan 24 jam terakhir.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOLOK-Gunung-Ili-Lewotolok-di-Kabupaten-Lembata-Nusa-Tenggara-Timur.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata mencatat 27 kali letusan/erupsi dan 8 kali gempa guguran dalam periode pengamatan 24 jam terakhir.
- Status gunung masih berada pada Level II (Waspada) dengan asap kawah teramati setinggi 50–100 meter di atas puncak.
- Masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer hingga 2,5 kilometer dari kawah serta mewaspadai potensi guguran lava, abu vulkanik, dan lahar saat musim hujan.
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Syawaludin, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir, Minggu (14/6/2026) pukul 00.00-24.00 Wita.
Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada.
Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.
"Berdasarkan pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut dan barat laut,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Senin (15/6/2026).
Sementara berdasarkan pengamatan klimatologi, cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut dan barat laut. Suhu udara sekitar 24-32°C.
Baca juga: Gunung Lewotolok Lembata 5 Kali Gempa Letusan 1 Kali Gempa Guguran
Gempa Letusan
Ia menyampaikan berdasarkan pengamatan kegempaan, 27 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 7.2-20.2 mm, dan lama gempa 30-58 detik.
8 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2.3-10.3 mm dan lama gempa 32-54 detik.
57 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.9-8 mm, dan lama gempa 21-53 detik.
4 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 3.3-5.9 mm, S-P 1-1.4 detik dan lama gempa 18-26 detik.
5 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.8-39.4 mm, S-P 0.5-0.9 detik dan lama gempa 9-20 detik.
1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 6.9 mm, S-P 7 detik dan lama gempa 28 detik.
2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 3-5 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 85-164 detik.
Rekomendasi
Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:
(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.