Gunung Lewotolok Status Waspada
Status Waspada, Gunung Lewotolok Lembata 67 Kali Gempa Erupsi 83 Gempa Hembusan
Gunung Lewotolok berstatus Level II (Waspada) dengan asap kawah putih intensitas sedang hingga tebal setinggi 50–200 meter di atas puncak.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
Ringkasan Berita:
- Gunung Ili Lewotolok berstatus Level II (Waspada) dengan asap kawah putih intensitas sedang hingga tebal setinggi 50–200 meter di atas puncak.
- Aktivitas kegempaan masih tinggi, tercatat 67 gempa letusan/erupsi, 83 gempa hembusan, 8 gempa vulkanik dalam, serta beberapa gempa guguran, harmonik, tektonik lokal, dan tektonik jauh dalam 24 jam terakhir.
- PVMBG merekomendasikan warga dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah serta wilayah sektoral tertentu hingga 2,5 km.
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Yeremias Kristianto Pugel, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir, Senin (15/6/2026) pukul 00.00-24.00 Wita.
Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada.
Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.
"Berdasarkan pengamatan visual, pengamatan visual Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-200 meter dari puncak. Cuaca cerah, angin lemah ke arah barat,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Selasa(16/6/2026).
Sementara berdasarkan pengamatan klimatologi, cuaca cerah, angin lemah ke arah barat. Suhu udara sekitar 24-31°C.
Baca juga: Dalam 24 Jam, Gunung Lewotolok Lembata 27 Letusan 8 Kali Gempa Guguran
Gempa Letusan
Ia menyampaikan berdasarkan pengamatan kegempaan, 67 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 22.1-40 mm, dan lama gempa 33-81 detik.
1 kali gempa Guguran dengan amplitudo 5.5 mm dan lama gempa 84 detik.
83 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.2-37 mm, dan lama gempa 20-57 detik.
1 kali Harmonik dengan amplitudo 3.3 mm, dan lama gempa 187 detik.
8 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 8.8-40 mm, S-P 0.7-1.4 detik dan lama gempa 9-21 detik.
1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 40 mm, S-P 9.7 detik dan lama gempa 67 detik.
2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 5.5-16.6 mm, S-P 16.6-34 detik dan lama gempa 48-278 detik.
Rekomendasi
Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:
(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.