Kamis, 30 April 2026

Demo di Malaka

Ribuan Massa dan Enam Fraksi DPRD Malaka Long March Tuntut Transparansi Seleksi PPPK

Massa aksi terdiri dari peserta seleksi PPPK kategori R2, R3, R3/T, dan R4. Mereka didampingi enam fraksi DPRD

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Ribuan Massa dan Enam Fraksi DPRD Malaka Long March Tuntut Transparansi Seleksi PPPK
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA
LONG MARCH - Massa aksi dan enam Fraksi DPRD Malaka gelar long march dari Kantor DPRD Malaka menuju Kantor Bupati Malaka tuntut kejelasan seleksi PPPK paruh waktu, Senin (22/9/3025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota

POS-KUPANG.COM, BETUN - Ratusan massa aksi bersama enam fraksi DPRD Kabupaten Malaka menggelar long march sejauh kurang lebih lima kilometer dari Kantor DPRD Malaka menuju Kantor Bupati Malaka, Senin (22/9/2025).

Aksi ini merupakan kelanjutan dari protes panjang terkait polemik seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang dinilai tidak transparan. 

Sebelumnya, massa aksi bahkan sempat menginap dan membuka dapur umum di halaman Kantor DPRD Kabupaten Malaka.

Massa aksi terdiri dari peserta seleksi PPPK kategori R2, R3, R3/T, dan R4. Mereka didampingi enam fraksi DPRD Malaka berjalan kaki menuju kantor Bupati Malaka untuk mendesak Bupati Malaka memberikan penjelasan terkait keputusan seleksi tersebut.

 

Baca juga: Demo di Malaka, Anggota DPRD Egidius Atok Ajak Tertawa hingga Sebut DPRD Uang Banyak

 

 

Koordinator aksi, Alexander Mesak, menyatakan bahwa langkah long march ini ditempuh karena hingga kini Bupati Malaka belum pernah menemui massa untuk memberikan klarifikasi.

“Sejauh perjuangan kami, bupati tidak pernah menemui kami untuk memberi penjelasan konkret terkait seleksi PPPK paruh waktu ini. Maka hari ini, kami didukung enam fraksi DPRD Malaka datang ke Kantor Bupati supaya beliau bisa menjelaskan secara jelas kepada kami,” tegas Alexander.

Aksi long march ini berjalan tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga tiba di Kantor Bupati Malaka, massa aksi masih menunggu tanggapan resmi dari pemerintah daerah.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved