Kamis, 28 Mei 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Mahasiswa PBSI Unika Ruteng Siapkan Pembelajaran Berbasis Teks Multimodal Sebelum Magang

Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Teks Multimodal dalam Kurikulum Berdampak bertujuan mencetak calon pendidik beradaptasi..

Tayang:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Mahasiswa PBSI Unika Ruteng Siapkan Pembelajaran Berbasis Teks Multimodal Sebelum Magang
TRIBUNFLORES. COM/HO- INDA BAGHONG
PERSIAPAN- Mahasiswa PBSI Unika Ruteng semester VI serius menyimak pemaparan materi teks multimodal sebagai persiapan Magang kependidikan, Sabtu (31/1/2026) di Kampus Unika Ruteng. 

Ringkasan Berita:
  • Pentingnya mahasiswa mengintegrasikan teori akademik dengan praktik di lapangan, terutama dalam menerapkan pendekatan teks multimodal.
  • Kurikulum berdampak menuntut pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan bermakna. 
  • Mahasiswa magang harus mampu memanfaatkan teks visual, audio, audiovisual, hingga digital sesuai karakteristik peserta didik,

 

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG- Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Unika Santu Paulus Ruteng membekali mahasiswa semester VI sebelum diterjunkan ke sekolah mitra dalam program magang, Sabtu (31/1/2026) di Kampus Unika Ruteng. 

Mengusung tema "Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Teks Multimodal dalam Kurikulum Berdampak," kegiatan ini bertujuan mencetak calon pendidik yang mampu beradaptasi dengan dinamika kurikulum masa kini.

Inovasi Pembelajaran di Era Digital

Ketua Program Studi PBSI, Romo Bonefasius Rampung, menegaskan bahwa magang adalah fase krusial  membentuk kompetensi profesional calon pendidik.

Ia menekankan pentingnya mahasiswa mengintegrasikan teori akademik dengan praktik di lapangan, terutama dalam menerapkan pendekatan teks multimodal.

 

Baca juga: Rektor Unika Santu Paulus Ruteng Dorong Kader Sinergoy Berwawasan Populorum Progressio

 

 

"Kurikulum berdampak menuntut pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan bermakna. Mahasiswa magang harus mampu memanfaatkan teks visual, audio, audiovisual, hingga digital sesuai karakteristik peserta didik," ujar Romo Bone.

Teks Multimodal dan Kurikulum Berdampak

Dosen PBSI, Anton Nesi, selaku pemateri utama, membedah konsep teks multimodal sebagai instrumen untuk meningkatkan literasi dan daya kritis siswa. Menurut Anton, pendekatan ini tidak hanya mengandalkan teks konvensional, tetapi juga memanfaatkan media inovatif seperti YouTube sebagai sumber belajar.

Ia menjelaskan bahwa integrasi multimodal dalam kurikulum berdampak bertujuan agar pembelajaran tidak terjebak pada capaian akademik semata. 

"Pembelajaran harus memberikan dampak nyata pada pembentukan karakter, kemampuan komunikasi, dan kepekaan sosial peserta didik. Mahasiswa didorong untuk merancang desain instruksional yang reflektif dan adaptif," jelas Anton.

 

Baca juga: Pembukaan ICEHHA V 2025, Rektor Unika Santu Paulus Ruteng Tegaskan Pentingnya Knowledge in Action

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved