Rabu, 10 Juni 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Opini Mahasiswa Unika Ruteng: Pendidikan Harus Mengubah Hidup, Bukan Sekadar Mencetak Nilai

Di banyak sekolah, keberhasilan pendidikan masih sering diukur dari angka-angka di rapor, nilai ujian, atau tingkat

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Opini Mahasiswa Unika Ruteng: Pendidikan Harus Mengubah Hidup, Bukan Sekadar Mencetak Nilai
TRIBUNFLORES.COM/HO-ORDIANA
Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng, Ordiana Putri Kasi Manggut 

Kolaborasi antara sekolah dan masyarakat akan menciptakan pengalaman belajar yang lebih kaya dan relevan. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan dari buku, tetapi juga belajar langsung dari kehidupan dan lingkungan tempat mereka tumbuh.

Di sisi lain, pendidikan vokasi dan keterampilan hidup juga perlu mendapatkan perhatian yang sama dengan pendidikan akademik. Selama ini masih terdapat anggapan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pilihan kedua dibandingkan jalur akademik. Padahal, pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan oleh masyarakat dan dunia usaha.

Pemerataan akses pendidikan berkualitas juga harus menjadi prioritas. Ketimpangan antara daerah perkotaan dan pedesaan masih terlihat jelas, baik dari sisi fasilitas, kualitas tenaga pendidik, maupun kesempatan belajar. Investasi pendidikan di daerah-daerah yang masih tertinggal merupakan langkah penting untuk mewujudkan pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan.

Selain itu, sistem evaluasi pendidikan perlu diperbarui agar tidak hanya mengukur kemampuan menghafal. Penilaian berbasis proyek, portofolio, dan kinerja dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kemampuan siswa, termasuk kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan sosial mereka.

Pada akhirnya, perubahan pendidikan membutuhkan komitmen jangka panjang dari semua pihak. Pemerintah, sekolah, guru, keluarga, dan masyarakat harus memiliki visi yang sama tentang pendidikan yang ingin diwujudkan.

Saya percaya pendidikan harus mampu mengubah hidup, bukan hanya mencetak nilai. Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang menghargai pengalaman lokal, membentuk karakter, mengembangkan keterampilan hidup, serta mempersiapkan generasi muda menjadi pribadi yang mampu menghadapi tantangan zaman dan memberi kontribusi bagi masyarakatnya.

Jika kita sungguh-sungguh ingin mentransformasi pendidikan Indonesia, maka fokus utama harus kembali kepada manusia. Pendidikan harus menjadi ruang untuk bertumbuh, belajar, dan menemukan makna hidup, bukan sekadar tempat mengejar angka-angka di atas kertas.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved