SDK Yos Sudarso Maumere
Rektor UKWK Malang Perkuat Kompetensi Guru SDK Yos Sudarso Maumere Terapkan "Deep Learning"
Rektor Universitas Katolik Widya Karya (UKWK) Malang, Klemens Mere (Fr.M.Monfort.BHK) sebagai narasumber utama
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Workshop-di-SDK-Yos-Sudarso-Maumere.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – SDK Yos Sudarso Maumere menggelar workshop Peningkatan Kompetensi Guru pada 17–18 Desember 2025 sebagai upaya memperkuat kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.
Workhsop ini telah dimulai pada Rabu (17/12/2025) di SDK Yos Sudarso Maumere, Kabupaten Sikka. Peserta kegiatan ini yakni para guru SDK Yos Sudarso Maumere.
Kegiatan ini difokuskan pada pemahaman dan implementasi pendekatan deep learning dalam proses belajar mengajar.
Rektor Universitas Katolik Widya Karya (UKWK) Malang, Klemens Mere (Fr.M.Monfort.BHK) sebagai narasumber utama dalam workshop ini.
Baca juga: Guru SDK Yos Sudarso Maumere Ajak Para Guru Terus Berkembang Sesuai Perkembangan Zaman
Biarawan dari Kongregasi Frater-frater Bunda Hati Kudus (BHK) ini menekankan pentingnya peran guru dalam membangun pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.
Menurut Fr.M.Monfort.BHK, pendekatan deep learning tidak sekadar menekankan penguasaan materi, tetapi mendorong siswa untuk berpikir kritis, memahami konsep secara mendalam serta mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata.
“Salah satu poin penting dari pembelajaran bermakna atau deep leerning ini adalah belas kasih,” ujarnya.
Selama dua hari pelaksanaan, para guru mengikuti pemaparan materi, diskusi interaktif, serta latihan menyusun rancangan pembelajaran berbasis deep learning yang dapat diterapkan langsung di kelas. Kegiatan ini dirancang untuk membekali guru secara konseptual maupun praktis.
Pihak SDK Yos Sudarso Maumere berharap workshop ini dapat memperkuat kompetensi profesional guru dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Pendekatan deep learning diharapkan menjadi bagian dari praktik pembelajaran sehari-hari.
Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa deep learning merupakan pendekatan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Dalam seminar bertajuk “Implementasi Deep Learning dalam Rangka Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, ia menyampaikan bahwa pembelajaran tidak boleh berhenti pada hafalan semata.
“Deep learning bukan sekadar menghafal atau mengerjakan soal ujian, tetapi memahami konsep secara menyeluruh, mengaitkannya lintas disiplin dan mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata,” ujar Abdul Mu’ti.
Ia menambahkan, pendekatan ini mendorong pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful, serta mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti pemecahan masalah, kolaborasi, dan refleksi makna.
Pendekatan deep learning juga sejalan dengan teori kognitif yang menekankan pentingnya perhatian, pengolahan informasi secara mendalam dan keterkaitan dengan pengalaman belajar sebelumnya. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih aktif, menyenangkan dan berkesan bagi siswa.
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News
| Guru SDK Yos Sudarso Maumere Ajak Para Guru Terus Berkembang Sesuai Perkembangan Zaman |
|
|---|
| Gebyar Literasi SDK Yos Sudarso Maumere Sikka NTT Model Penguatan Literasi Siswa |
|
|---|
| Penguatan Program Belajar, SDK Yos Sudarso Maumere Sikka Kompetisi Literasi dan Bazar |
|
|---|
| Rektor Unipa Serahkan Tanaman kepada 'Rektor Cilik' SDK Yos Sudarso Maumere |
|
|---|
| Siswa-Siswi SDK Yos Sudarso Maumere Lakukan Perjalanan Rohani ke Biara MGL Nita |
|
|---|