Senin, 4 Mei 2026

Berita NTT

Kepala Dinas Pertanian NTT: Jagung Bantu Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe menyebut komoditas jagung bisa membantu ketahanan

Tayang:
Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Kepala Dinas Pertanian NTT: Jagung Bantu Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat
TRIBUNFFLORES.COM/HO-POLRES MANGGARAI
TANAM JAGUNG-Wakapolres Manggarai bersama pejabat Pemkab Manggarai tanam jagung di kebun milik Koptan Napura Hidup. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG  - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe menyebut komoditas jagung bisa membantu ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. 

Dalam pelaksanaan proyek perubahan yang ia kerjakan, Joaz mendorong optimalisasi komoditas pertanian khusus jagung di NTT. Ia memberi proyek itu dengan nama Gema Agung. 

"Gerakan masyarakat agribisnis jagung, untuk ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat NTT," katanya, Selasa (14/10/2025). 

Joaz mengatakan, ia memiliki alasan sendiri mengambil proyek perubahan itu. Sebab, NTT punya potensi besar dari sisi budaya, ekonomi dan komoditi, khususnya jagung. 

 

Baca juga: Lomba Utsawa Dharma Gita Tingkat Kota Kupang Segera Digelar

 

 

Peluang itu bisa dikerjakan dan memberi nilai besar kalau dikembangkan. Menurut dia, jagung memiliki nilai ekonomi dan budaya, yang bisa juga digunakan sebagai pangan, pakan dan industri. 

"Untuk menjawab juga program program Pemerintah tentang swasembada pangan, padi dan jagung serta kacang-kacangan," katanya. 

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yakni menuju masyarakat NTT yang sehat, cerdas, sejahtera dan berkelanjutan. 

Dalam Dasa Cita 1 Pemerintah Provinsi NTT, kata dia, dari ladang dan laut menuju pasar, serta Dasa Cita 10, Ayo Bangun NTT. Artinya, beragam potensi yang ada harus diberdayakan, termasuk dari sektor pertanian. 

Selain itu, proyek perubahan ini juga ingin menjaga pilar 7 yaitu kolaborasi. Saat ini, produktivitas  jagung di NTT masih cukup rendah. Luas tanam baru di angka 250 ribu hektar. 

"Saat ini kita turun di 14 besar secara nasional," katanya. 

Hal itu dikarenakan, produksi yang rendah atau berkisar 2-7 ton per hektar. Meski luas tanam di NTT lebih besar di banding Provinsi NTB dan Bali. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved