TOPIK
Kasus Pembunuhan di Kupang
-
APG (28), anak kandung, menikam ayahnya OG (63) hingga tewas di Kelapa Lima, Kupang, setelah dipicu hinaan dan pengaruh alkohol.
-
Aksi berdarah itu ternyata berawal dari niat pelaku untuk mencuri, namun berujung pada pembunuhan setelah aksinya dipergoki korban.
-
Kasus kematian seorang ibu bernama Paulina Sanmusus (52) yang terjadi di Desa Timau, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, terungkap.
-
Kejadian yang terjadi pada hari Rabu 18 Desember 2024 pagi ini dipicu oleh permasalahan sepele yang melibatkan keponakan pelaku
-
Kata AKBP Agung, usai menghabisi nyawa korban, AM kabur menuju Kotabes, Amarasi, Kabupaten Kupang.
-
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, mengaku saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Kupang.
-
BEK dan MAPBO dalam perkara kematian transpuan Oktovianus Dessy Tafuli, divonis majelis hakim dengan hukuman 1 tahun penjara. Keluarga kecewa.
-
Sat merupakan teman korban yang secara sadis membunuh korban saat duduk di kursi di rumah Katarina Taimenas pada Kamis 26 Januari 2024 lalu.
-
Majelis Hakim akhirnya membacakan vonis terhadap enam terdakwa dalam kasus pembunuhan Roy Herman Bolle.
-
Sedangkan, terdakwa Richie Kana (RK) terlibat dalam pengeroyokan itu dengan memukul korban tepat di pelipis bagian kanan almarhum.
-
Masni Bonbito dalan keterangannya kepada polisi mengungkapkan saat kejadian dirinya sementara bersama korban dan pelaku duduk di lorong rumah.
-
Kejadian ini terjadi di Desa Nekmese Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang, Senin 26 Februari 2024 sekitar pukul 09.00 Wita.
-
Pelimpahan tersebut kata dia sudah dilakukan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Senin 5 Februari 2024 kemarin dan diterima Kasi Pidum Kajari Kupang
-
Penetapan tersangka atas perbuatan yang dilakukan ST oleh penyidik Set dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.
-
Pelaku yang menebas lehar rekannya hingga meninggal dunia di Kupang tersulut emosinya karena dipanggil oleh korban menggunakan bahasa yang kasar.
-
Penyidik Kepolisian Resort Kupang membeberkan motif warga Desa Bokong kabupaten Kupang menebas rekanya karena korban memanggil pelaku dengan kasar.
-
Panggilan menggunakan bahasa yang kasar menyulut seseorang terbakar emosi, warga Desa Bokong di Kabupaten Kupang tega menebas temanya sampai mati.