KM Sirimau Kandas

KM Sirimau Karam Selama 72 Jam, Ini Kata Nahkoda Kapten James Haba

"Ini tetap tanggung jawab nahkoda. Tidak ada alasan. Penyebabnya tetap saya sebagai nahkoda tanggung jawab," tegasnya.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-SAR
KANDAS - KM. Sirimau di Pelabuhan Lewoleba, Kamis 19 Mei 2022. 

Kapten James pun menyampaikan terima kasih kepada tim evakuasi yang telah bekerja keras menggeser KM Sirimau dari perairan dangkal.

Ditemui terpisah, Kepala Syahbandar Lewoleba, Abdul Syukur, menjelaskan kapal masih harus diperiksa setelah sandar di Lewoleba atau Under Water Inspection Liu Drydocking (UWILD).

UWILD ini punya tujuan untuk mengecek lambung dan lunas kapal pada posisi di bawah air tanpa harus dry docking di galangan kapal. Ini merupakan SOP yang harus dilalui pasca kapal karam.

"Saya masih koordinasi dengan (Kantor) Kupang untuk datangkan tim marine," tandasnya.

Jika tidak, maka KM Sirimau bisa lanjutkan perjalan ke pelabuhan terdekat yang punya tim marine untuk memeriksa kapal.

Dan pelabuhan terdekat yang ada tim marine adalah pelabuhan Lorens Say Maumere, pelabuhan tujuan KM Sirimau dari Lewoleba.

Berhasil Dievakuasi

Sebelumnya, KM Sirimau, kapal penumpang milik PT Pelni, telah berhasil dievakuasi dari perairan dangkal Pailolon, di wilayah tanjung, Kabupaten Lembata sekitar pukul 12.30 Wita, Kamis 19 Mei 2022.

Kapal yang memuat sebanyak 784 penumpang itu karam di perairan dangkal tersebut sejak hari Selasa, 17 Mei 2022 siang.

Baca juga: Kronologi KM Sirimau Kandas di Perairan Lewoleba, Basarnas Maumere Terjun ke Lokasi

Kini KM Sirimau sudah berada di Pelabuhan Lewoleba.

Tim Syahbandar Lewoleba, petugas Pol Air Polres Lembata, TNI AL, Basarnas Maumere dan PT Pelni berhasil menggeser KM Sirimau dengan kapal Gandha Nusantara.

Pantauan TRIBUNFLORES.COM, KM Sirimau sandar di Pelabuhan Lewoleba pada pukul 13.50 Wita. Petugas akan melakukan survei under water terlebih dahulu terhadap KM Sirimau.

Evakuasi

Sebelumnya, sebanyak 784 penumpang KM Sirimau dijadwalkan akan dievakuasi pada Kamis, 19 Mei 2022 hari ini. Kapal naas tersebut belum bisa melanjutkan perjalanan sejak karam di perairan dangkal Pailolon, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, pada Selasa, 17 Mei 2022 kemarin.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved