Berita NTT

Ombudsman NTT Harap ADM Dukcapil Kota Kupang Tidak Hanya Ramai saat Launching Setelah Itu Macet

Warga menginput dan mencetak sendiri permohonan pelayanan yang diminta via mesin ADM yang disediakan. Mesin ini bisa mencetak 1000 KTP/KIA sehari.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-OMBUDSMAN NTT
LAUNCHING - Kegiatan peluncuran (launching) mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang bertempat di Kantor Dukcapil Kota Kupang, Rabu 27 Juli 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Kepala Perwakilan Ombudsman NTT, Darius Beda Daton menghadiri kegiatan peluncuran (launching) mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang bertempat di Kantor Dukcapil Kota Kupang, Rabu 27 Juli 2022.

Hadir dalam kegiatan ini Walikota Kupang, Pimpinan DPRD Kota Kupang, Ketua Komisi Informasi Publik NTT, pimpinan OPD, para camat dan Lurah.

Kehadiran mesin ADM ini tentu akan memudahkan masyarakat Kota Kupang untuk mengakses layanan administrasi kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA) hingga akta pencatatan sipil lainnya secara mandiri.

Baca juga: Bersama Hitachi, Inovasi Digital Agen Bank NTT Merambah ke Nusantara

 

Warga menginput dan mencetak sendiri permohonan pelayanan yang diminta via mesin ADM yang disediakan. Mesin ini bisa mencetak 1000 KTP/KIA dalam sehari.

"Kami berharap launching seperti ini tidak sekedar ramai di launching setelah itu macet,"ujar Darius.

Ia mengungkapkan besar harapan kami agar mesin ADM ini terus berfungsi mempermudah layanan dan mengurai antrian panjang yang selama ini kerap dikeluhkan. Dengan demikian harapan masyarakat akan pelayanan yang mudah, murah dan cepat dapat terpenuhi.

Dinas Dukcapil adalah salah satu etalase layanan di Kota Kupang. Walikota berpesan, jika layanan dukcapil mudah, murah dan cepat maka masyarakat menilai bahwa layanan publik di Kota Kupang bagus.

Dan sebaliknya Kota Kupang akan dinilai buruk dalam pelayanan publik jika layanan Dukcapil kurang memuaskan. Selain itu layanan yang berkualitas akan meminimalisir keluhan/komplain warga yang kerap disampaikan ke walikota, DPRD dan Ombudsman NTT.

Baca juga: Tuntut Uang Sertifikat Prona Dikembalikan, Warga Aibura Sikka Segel Kantor Desa

Kami berharap mesin ADM ini bisa diadakan seluruh kab/kota di NTT guna mempermudah layanan kependudukan bagi warga.

"Terima kasih kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang beserta seluruh jajaran atas peluncuran hari ini. Tetap semangat dan terus melayani dengan lebih sungguh,"ujarnya.

Sementara itu, Walikota Kupang Jefry Riwu Kore dalam sambutannya mengatakan bahwa rencana awal pembelian mesin ADM di Kota Kupang adalah sebanyak 6 unit untuk ditempatkan di seluruh kecamatan.

Akan tetapi oleh karena refocusing anggaran semua perangkat daerah sehingga hanya tersisa 1 mesin yang bisa dibeli tahun 2022 ini dengan harga sebesar Rp 205 juta.

Berita NTT lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved