Harga Tiket Masuk Taman Nasional Komodo

Pemprov NTT Tunda Kenaikan Tarif Masuk Pulau Komodo, Lucius Modo: Sudah Mendengar Aspirasi Warga

Pemprov NTT Tunda Kenaikan Tarif Masuk Pulau Komodo. Anggota DPRD Matim Lucius Modo bilang Pemprov mendengar aspirasi masyarakat NTT

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-LUCIUS MODO
APRESIASI - Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Lucius Modo, S.Fil ikut komentar soal penundaan kenaikan harga tiket masuk taman nasional Komodo. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG- Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Zeth Sony Libing mengatakan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menunda sementara pemberlakuan kenaikan tarif masuk Pulau Komodo sebesar Rp 3,7 juta.

Zeth Sony Libing mengatakan penundaan itu berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo serta Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Terkait dengan hal ini, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Lucius Modo memberikan apreasi. Menurutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT sudah mendengarkan aspirasi masyarakat.

"Bagus, itu berarti Pemerintah Provinsi NTT sudah mendengar aspirasi masyarakat," ujar Lucius melalui sambungan telepon kepada TRIBUNFLORES.COM, Senin 8 Agustus 2022 siang.

Baca juga: Tunda Kenaikan Tiket Masuk Pulau Komodo, Andreas Hugo Pareira: Harus Dikaji

 

Meski demikian, Lucius mengatakan, aspirasi masyarakat terkait kenaikan tarif masuk kawasan TN Komodo bukan penundaan tetapi dibatalkan untuk ditinjau kembali.

"Masyarakat bukan meminta untuk penundaan terkait kenaikan tarif itu, tetapi dibatalkan. Tarif yang ada itu ditinjau ulang,"ujar Lucius.

"Jangan hanya tunda saja, nanti lalu tetap tarifnya begitu, masyarakat bukan mengharapkan itu. Tetapi dibatalkan dan ditinjau lagi terkait harganya yang baik," sambungNya.

Menurutnya, kenaikan tarif masuk TN Komodo itu memang tujuan untuk melestarikan hewan purba Komodo, namun tekait biaya masuk juga perlu dipertimbangkan kembali oleh pemerintah secara baik sesuai dengan kemampuan masyarakat/wisatawan.

Baca juga: Penundaan Tarif TNK, Pengamat Kebijakan Publik Sarankan Pemprov NTT Bahas Bersama Masyarakat

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved