Penemuan Jasad Bayi di Sikka

Siswi Buang Bayi di Sikka Simpan Jasad Bayi dalam Kantong Plastik Sebelum Dibuang di Kali Mati

Saat dievakuasi polisi, kondisi bayi belum membiru dan masih ada tali pusat. Terdapat gumpalan ari-ari dan bercak darah membalut kepala dan badan.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KEBELEN
TANGKAP TERDUGA PELAKU- Aparat Polres Sikka menangkap siswi berinisial KRL atas dugaan kasus buang bayi, Selasa 20 September 2022 malam. 

Sampai saat ini, KRL masih ditahan di Mapolres Sikka untuk dimintai keterangan soal penemuan jasad bayi. Polisi belum mendapatkan motif terduga yang tega membuang bayinya sendiri.

Polisi juga masih menggali keterangan perihal bayi dibuang dalam kondisi sudah meninggal atau masih bernyawa.

"Kita masih lakukan penyelidikan awal. Belum ada keterbukaan dari yang bersangkutan," kata AKP Nyoman.

Nyoman menambahkan, meski KRL berstatus siswi kelas X namun tetap berurusan dengan hukum lantaran usianya sudah dewasa.

DIKUBURKAN - Jasad bayi yang ditemukan di Kali Mati Kelurahan Nangameting, Kabupaten Sikka telah dikuburkan di halaman rumah Josep di RT 21 RW 01 Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Sikka, Sabtu 17 September2022.
DIKUBURKAN - Jasad bayi yang ditemukan di Kali Mati Kelurahan Nangameting, Kabupaten Sikka telah dikuburkan di halaman rumah Josep di RT 21 RW 01 Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Sikka, Sabtu 17 September2022. (TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KEBELEN)

Sehari setelah terkuak seorang siswi diduga buang bayi, aparat kepolisian langsung melakukan investigasi di sebuah rumah berlokasi di RT 021/RW 01.

Polisi mencecar beberapa pertanyaan terhadap keluarga terduga untuk menemukan informasi secara akurat.

"Kita tidak menuduh, kita hanya mencurigai. Ini bagian dari tugas. Informasi yang kita dapat dari masyarakat menjurusnya kesini," ujar seorang polisi intel di rumah terduga.

6. KRL Belum jadi tersangka

Kasat Reskrim Polres Sikka, AKP Nyoman Gede mengatakan, terduga KRL belum ditetapkan jadi tersangka karena pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

Namun, kata Nyoman, tak ada pertimbangan hukum soal status terduga sebagai pelajar lantaran usianya saat ini sudah dewasa. Ia akan disangkakan pasal sesuai hukum yang berlaku.

"Statusnya memang pelajar tapi umurnya sudah dewasa," tandas Nyoman.

Nyoman menambahkan, belum ada temuan soal keterlibatan dan peran sejumlah pihak. Polisi akan terus mendalami kasus hingga semuanya terkuak.

Baca juga: 3 Hari Sembunyi, Siswi Terduga Buang Bayi Diciduk Aparat Polres Sikka, Polisi: Cari Sampai di Hutan

"Dia belum mengaku siapa-siapa saja yang terlibat. Kita masih dalami lagi kasus ini," katanya.

Untuk diketahui, jasad bayi malang itu ditemukan Yulius Kenedi (37) saat menyadap nira lontar yang lokasinya tak jauh dari TKP.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved