Berita Sikka

Peduli Kelompok Rentan Miskin Ekstrim,Kopdit Obor Mas Bantu Modal Petani Garam

Menjelang perayaan HUT Emas Kopdit Obor Mas,4 November 2022 KSP Kopdit Obor Mas menyerahkan bantuan modal usaha kepada petani garam di Maumere.

Penulis: Egy Moa | Editor: Egy Moa
DOK.KSP KOPDIT OBOR MAS
Manajer KSP Kopdit Obor Mas Cabang Pasar Tingkat, Roneni Sisilia didampingi Manajer Area Sikka dan Timor, Martonsius Juang, menyerahkan bantuan modal kepada kelompok tani garam di Kampung Garam,Kelutahan Kota Uneng,Kota Maumere, Sabtu 1 Oktober 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Puncak perayaan pesta emas,50 Tahun KSP Kopdit Obor Mas akan dilaksanakan  pada 4 November 2022. Namun agenda kegiatan menuju perayaan ini telah dimulai. Hari Sabtu, 1  Oktober 2022 diserahkan bantuan kepada 13 anggota kelompok Sahabat Obor Mas Kampung Garam di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kota Maumere.

Kesehariannya, anggota kelompok ini memproduksi  garam halus dijual di pasar-pasar Kota Maumere dan pasar sekitarnya. Bantuan kepada kelompok pemasak garam dilakukan Manajer Area Sikka dan Timor, Martonsius Juang bersama Manager Cabang Pasar Tingkat, Roneni Sisili, dan  staf pemasaran kantor cabang Pasar Tingkat Yesyurun Tlonaen, Maria Darince dan Eny Towa. Mereka mewakili Ganeral Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering.

Ketua Kelompok Sahabat Obor Mas Kampung Garam, Petrus Blasing, menyampaikan ucapan terima kasih berulang kali kepada Kopdit Obor Mas atas dukungan usaha produksi garam.

Baca juga: Kolaborasi Kopdit Obor Mas dan PPL Pertanian Latih Kaum Perempuan Mengolah Jagung

"Bantuan ini akan kami gunakan untuk membeli bahan baku garam kasar. Setiap anggota mendapat 10 karung, kayu bakar 1  pikap dan sisanya kami beli beras" ucap Piter sapaan akrab Petrus Blasing.

Martonsius Juang mengakui, bantuan tersebut direncanakan  diserahkan GM Kopdit Obor Mas. Namun dalam waktu  yang bersamaan ada rapat  penting yang tidak bisa ditunda.

Ia menerus pesan GM Obor Mas kepada kelompok pemasak garam  agar memanfaatkan bantuan ini menjadi  modal melanjutkan pembelian bahan baku  proses produksi garam, dan tidak dimanfaatkan untuk kebutuhan yang lain.

"Bantuan ini diharapkan bisa digunakan  membeli garam kasar dan keperluan lain memasak garam. Kalau  nanti  sudah diputar dan ada hasilnya baru boleh digunakan untuk keperluan lainnya,"pinta Marton.

Baca juga: Dana LPDB Rp 235 Miliar Diserap 6.804 Anggota Kopdit Obor Mas

Roneni Sisilia mengharapkan kelompok Sahabat Obor Mas Kampung Garam menjalankan pertemuan bulanan sehingga setiap anggota mendapatkan pendidikan terkait koperasi.

"Saya berharap  bisa lebih semangat lagi bekerja. Jangan dilihat nominal bantuan ini, tetapi satu hal yang perlu dilihat adalah motivasi yang diberikan Obor Mas kepada anggotanya. Saya berharap pertemuan bulanan bagi anggota di kelompok ini rutin berjalan setiap bulan, sehingga anggota semakin paham hak dan kewajibannya," pinta Neni panggilan Roneni Sisilia.

GM Kopdit Obor Mas, Leonardus. Frediyanto Maot Lering, dihubungi terpisah mengatakan bantuan kepada kelompok  pamasak garam merupakan wujud peduli kasih merayakan HUT Emas 50 Tahun Kopdit Obor Mas.

"Bantuan ini sifatnya sebagai stimulan  agar mereka lebih semangat dalam bekerja," ucap Yanto.

Baca juga: Kakak Asuh Kopdit Obor Mas Maumere Dukung Persami Tampil di ETMC Lembata 

Ia mengatakan, kelompok pemasak garam ini rentan terhadap kemiskinan ekstrim yang kini menjadi perhatian pemerintah Presiden Joko Widodo. Penegasan Presiden RI ini disampaikan Pengawas LPDB-UMKM Kementrian Koperasi RI, Dr.Ir, Nining Sri Astuti, ketika bertemu pengurus, pengawas dan manjemen Kopdit Obor Mas pekan lalu. Pada kunjungan dua hari itu, Kopdit Obor Mas menjadi mitra LPDB mengelola pinjaman LPDB-UMKM diharapkan bisa  berperan atif menyalurkan  bantuan modal kerja untuk produktif bukan konsumtif.

Untuk diketahui kemiskinan ekstrim di Indonesia saat ini sebesar 4 persen. Presiden RI, Joko Widodo menargetkan menurunkannya hingga nol persen pada tahun 2024.

Berita Sikka lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved