Berita Lembata
Penjabat Bupati Lembata Kukuhkan Pengurus IKL Kupang
Warga Kabupaten Lembata berdomisili di Kupang merayakan peringatan Statement 7 Maret 2024 yang merupakan cikal bakal lahirnya otonomi Lembata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PENGUKUHAN-IKL-KUPANG.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi.
POS-KUPANG.COM, KUPANG-Penjabat Bupati Lembata, Matheos Tan mengukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Lembata (IKL) dalam acara Temu Akbar keluarga Lembata di Kupang.
Acara berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Kupang, Jumat 8 Maret 2024 malam dalam acara Temu Akbar keluarga Lembat bertajuk Taan Tou untuk Lembata Hara Dien.
Matheos Tan mengatakan acara itu sangat penting dalam perayaan statement 7 Maret untuk mengenang kembali rapat akbar 70 tahun lalu dalam mewujudkan kabupaten Lembata.
"Saya ajak mengenang para tokoh pencetus (statement 7 Maret)," kata dia dalam sambutannya.
Baca juga: PKB Lembata Siapkan Simeon Odel dan Wim Kedang di Pilkada
Statemen 7 Maret, lahir dengan semangat patriotisme dan semangat persatuan dan kesatuan. Ia berharap peristiwa hari ini sebagai upaya melanjutkan segala yang sudah dilakukan oleh para pendahulu sebelumnya.
Matheos menyampaikan selamat kepada para pengurus IKL Kupang yang dilantik. Ia menyebut, kini bisa dilihat keberadaan Lembata yang kian hari terus ada perbaikan dan perubahan.
Dia menyebut Pemkab Lembata mengalokasikan 26 persen APBD tahun 2024 untuk sektor kesehatan. Lembata, sebut dia, punya RS tipe C, dan kini sedang mengembangkan rumah sakit tipe D di Balauring.
Untuk membantu para tenaga kesehatan, Lembata mendapat bantuan satu unit mobil ambulance untuk Puskesmas Waipukang. Angka stunting di Lembata juga terus urun.
Baca juga: Bedah Rumah Taman Daun Putus Rantai Kemiskinan dii Lembata
Di sektor pendidikan, Lembata mengalokasikan 24 persen APBD dan meningkat 26 persen yang melampaui batas mandatori. Ada juga fasilitas pendidikan seperti 126 PAUD, ratusan sekolah dasar dan menengah yang tersebar di hampir seluruh Lembata.
Sisi lain, Pemkab Lembata juga melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di NTT untuk peningkatan sektor pendidikan maupun pengembangan sumber daya di Lembata.
Pada bidang infrastruktur juga mengalami peningkatan. Secara keseluruhan ada 7203 KM jalan yang ada di Kabupaten Lembata. Terdapat 317 KM dalam kondisi baik dan sebagiannya dalam kondisi kurang baik dan rusak berat. Ia berharap agar para politisi asal Lembata yang lolos DPRD NTT bisa membantu proses perbaikan.
Adapun beberapa layanan seperti pembuatan paspor saat ini sudah dibuka di kabupaten Lembata. Menurut dia, kerja sama Pemkab Lembata dan Imigrasi telah membuka layanan pembuatan paspor.
Baca juga: Tujuh Ribu Keluarga Petani Di Lembata Terdampak KerusakanTanaman Jagung
"Kini Lembata sudah ada pos pembuatan paspor," sebut dia.