Berita Sikka
Maling Congkel Rumah Warga Ili Getang Diintai Pengiris Lontar
Apes nian warga Nara, Desa Lepolima yang tak berkutik ditangkap warga yang memergokinya mencuri di rumah ditinggalkan pemiliknya ke tempat kerja.
Penulis: Hilarius Ninu | Editor: Egy Moa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PENCURI-DI-ILI-GETANG.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Warga RT 06, RW 04, Ili Getang di Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Senin, 18 Maret 2024 pagi mendadak heboh ketika sebagian penghuninya telah berangkat ke tempat kerja.
Pria bertato melompati pagar seng. Dia mencongkel jendela rumah warga menggunakan tang dibawahnya. Rupanya aksi pelaku asal Nara, Desa Lepolima, Kecamatan Alok Timur sedang dintai pengiris lontar yang berada di atas pohon.
Om Moat, pria pengiris lontar asal Ili Getang dari atas pohon mengamati gerak-gerik pelaku. Begitu pencuri itu beraksi, sontak Om Moat berteriak dan memberitahu warga yang lain dan sesama pengiris moke.
Seketika warga berhamburan dari dalam rumah menuju lokasi pencurian. Pelaku sempat kabur ke arah timur diikuti warga ramai-ramai mengejarnya.
Baca juga: Warga Sikka Suntik Vaksin Anti Rabies ke Kabupaten Ende
Pelaku berinsial A, hanya pasrah ditangkap warga. Mereka menghubungi anggota Polres Sikka menggiringnya menuju ke kantor polisi.
"Kami sempat tanya pelaku kenapa ia mau curi. Pelaku bilang ke kami dia lapar makanya curi. Pelaku rupanya sudah mengintai rumah yang ia mau curi. Pasalnya, rumah yang ia masuk penghuni tidak ada. Semua sudah ke tempat kerja," kata warga, kepada TribunFlores.com, Senin pagi.
Pemilik rumah mendapat kabar rumahnya dimasuki maling bergegas pulang dari tempat kerja. Ibu Susan, nama pemilik rumah menyaksikan jendela rumahnya rusak, meski kamarnya belum sempat dibuka.
"Pelaku mau masuk lewat jendela karena belum ada terali," kata warga.
Baca juga: Kasus Bunuh Diri di Sikka Meningkat, Unipa Maumere akan Konseling ke Sekolah-sekolah
Warga bersama Susan pun mengecek semua kamar dan jendela dan berhasil menemukan tang dipakai merusak jendela.
Pengiris lontar yang sempat melihat pelaku masuk ke rumah sempat berkisah kalau ia sempat melihat pelaku dari atas pohon tuak.
"Saya lihat dia masuk ke halaman rumah lalu mulai membuka jendela. Saya lalu teriak dia lari. Saya lalu teriak lalu ada teman saya yang juga di atas lontar sambung teriak kalau ada pencuri. Dia mau sembunyi di pohon jagung tapi dia tidak tahu kalau di kebun jagng ada orang yang sedang iris moke. Makanya, kami teriak semua dan warga tangkap pelakunya," papar lontardi Ili Getang berambut gondrong.
Moat Kris, warga Ili Getang bersama tetangga korban pagi itu menduga kalau pelaku sering berkeliling dan memantau rumah-rumah yang ia mau curi.
Baca juga: Kasus Kematian dengan Cara Gantung Diri Marak Terjadi di Sikka, Begini Tanggapan Psikolog Unipa
"Pemilik rumah dan penghuninya kerja semua. Maka itu, dia pikir tidak ada orang kalau pagi hari. Saat mau beraksi ada pengiris moke yang melihat dan berteriak sehingga warga kejar dan tangkap," ujar Kris. *
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News