Pariwisata Labuan Bajo
PT Flobamor Angkat Kaki dari Taman Nasional Komodo
PT Flobamor menyatakan ketidaksanggupan menjalankan izin jasanya dan tidak menjalankan operasional di Taman Nasional Komodo.
Penulis: Berto Kalu | Editor: Egy Moa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/KAWASAN-PULAU-PADAR.jpg)
Untuk diketahui, PT Flobamor beroperasi di TN Komodo sejak tahun 2022. PT Flobamor merupakan salah satu dari perusahaan yang mendapat karpet merah untuk berbisnis di dalam kawasan TN Komodo.
Selama beroperasi di TN Komodo, PT Flobamor kerap mengeluarkan kebijakan yang bertentangan pelaku pariwisata di Labuan Bajo. Salah satunya menaikan tarif masuk ke TN Komodo menjadi Rp3,75 juta per wisatawan.
Kebijakan itu menimbulkan perlawanan warga dan pelaku wisata. Mereka melakukan aksi protes pada Agustus 2022 di Labuan Bajo yang direspons dengan represi oleh aparat keamanan. Merespons itu, KLHK mengumumkan pembatalan kenaikan tarif itu karena dianggap bertentangan dengan sejumlah undang-undang.
Baca juga: Apresiasi Kreasi Indonesia 2024 di Labuan Bajo, Upaya Kembangkan Ekonomi Kreatif
Di tahun 2024, PT Flobamor kembali menaikan tarif jasa pemandu wisata dari yang selama ini berlaku Rp 120 ribu per 1-5 orang untuk semua jalur trekking, naik menjadi Rp 200 ribu per 1-5 orang untuk short tracking, Rp 250 ribu (medium tracking) dan Rp 300 ribu (long tracking). Kebijakan itu diprotes pelaku wisata. *
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News
| Pemkab Kupang dan TTS Berseteru Pungutan Kupon Putih di Mulut Tambang Galian C Sungai Noelmina |
|
|---|
| Graha Obor Mas Lima Lantai Disetujui RAT, Setiap Anggota Menyumbang Rp 75.000 |
|
|---|
| Bawaslu Kota Kupang Ungkap Tensi Pilkada 2024 Meningkat |
|
|---|
| Thibaut Courtois Akan Tampil di Final Liga Champions 2024 |
|
|---|
| Penjabat Bupati Sikka Ingatkan Kopdit Obor Mas Waspadai Anggota Keluar, Pinjol dan Kredit Macet |
|
|---|