Festival Wolobobo Ngada 2024
Kampus Bambu Turetogo Ngada, Satu-satunya Ekowisata Bambu di NTT
Kampus Bambu Turetogo di Kabupaten Ngada satu-satunya destinasi ekowisata bambu di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
Penulis: Cristin Adal | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Suasana-Pasar-Bambu-di-Kampus-Bambu-Turetogo-Desa-Dadawea-Kecamatan-Golewa.jpg)
Marsel juga menjelaskan cara memotong atau memanen bambu harus dilakukan saat bulan gelap. Begitu pun dengan waktu yang tepat saat memotong bambu. Tradisi ini menurutnya sudah diwariskan sejak dulu.
"Kalau kita panen saat bulan terang (purnama) itu buku pada bambu cepat busuk atau mati. Tapi kalau potong saat bulan gelap, buku bambu itu kuat dan tidak rusak. Ini sudah dari nenek moyang kami, "ungkap Marsel.
Ekowisata Bambu
Kampus Bambu Turetog satu-satunya ekowisata bambu di Pulau Flores bahkan NTT. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada, Oktavianus Botha Djawa di Pasar Bambu Turetogo, Bajawa.
Ekowisata merupakan bentuk wisata yang ada di kampus bambu ini. Mengedepankan kelestarian bambu, memberi manfaat secara ekonomi, dan mempertahankan budaya masyarakat Ngada.
Di dalam area kampus terdapat hutan bambu yang terjaga kelestariannya. Wilayah pembibitan berbagai jenis bambu, tanaman sela, porang dan tanaman pewarna tradisional.
"Kampus bambu ini potensinya luar biasa. Kampus bambu ini merupakan destinasi wisata dan masuk dalam list pariwisata di Flores, " kata Oktavianus.
Pasar Bambu Sekali Sebulan
Maria Wae salah seorang pelaku UMKM asal Mataloko yang ikut menjual pangan lokal di Pasar Napu Betho pada Sabtu, 27 Juli 2024 mengaku senang dengan adanya festival ini.
Namun aktivitas pasar bambu di Turetogo hanya sekali dalam setahun saat Festival Wolobobo Ngada. Menurut Maria, penjualan di pasar bambu baiknya bisa dijalankan sekali dalam sebulan.
"Kalau bisa jangan hanya saat festival ini saja. Baiknya dilakukan sekali dalam sebulan,"pungkasnya.
Incar Souvenir Bambu
Sebelumnya, rangkaian kegiatan Festival Wolobobo Ngada 2024 satu diantaranya adalah Pasar Napu Bheto di kampus bambu Turetogo, Desa Dadawea, Kecamatan Golowa, Kabupaten Ngada, Sabtu 27 Juli 2024.
Pasar yang dimulai sekitar pukul 08.00 Wita itu dipadati pengunjung. Mereka berburu berbagai jenis kuliner khas Ngada hingga souvenir turunan Bambu.
Ada 22 komunitas yang terlibat dalam pasar Napu Betho dengan menyiapkan berbagai macam jenis barang makanan termasuk kopi, tenun hingga sayur-sayuran segar.
| Pengunjung Incar Souvenir Bambu di Pasar Napu Bheto saat Festival Wolobobo Ngada 2024 |
|
|---|
| Dukung Festival Wolobobo Ngada 2024, Telkomsel Tambah Kapasitas Jaringan di Spot Wisata |
|
|---|
| Warga Apresiasi Telkomsel Hadirkan Jaringan Super Cepat saat Festival Wolobobo Ngada 2024 |
|
|---|
| Workshop Kopi Festival Wolobobo Ngada 2024, Bupati Andreas Paru Larang Jual Kopi Sebelum Diolah |
|
|---|