Berita NTT
WALHI Sebut NTT Harus Dibuat Miskin Agar Terus Dijarah
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menyebut NTT harus terus dibuat miskin agar terus dijarah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/DISKUSI-Suasana-diskusi-yang-diselenggarakan-Kader-Hijau-Kupang.jpg)
Pulau Flores, kata dia, memiliki sejarah panjang untuk penolakan terhadap tambang. Pemerintah membuat itu dengan mengganti diksi menjadi geothermal.
"Bukan soal menolak atau tidak, tapi orang harus pikiran sadar atas pilihan dia, bukan karena di tipu-tipu. Seringkali yang terjadi di NTT, bukan karena pikiran kritis tapi karena uang siri pinang," katanya pada agenda Festival Ibu Menggugat itu.
Umbu mengatakan, perlu harus ada banyak orang yang sadar dan mengelola sumber daya alam dengan hak-haknya.
Melki Nahar dari Jatam mengatakan, perlu hati-hati dalam mencermati proyek geothermal. Dia bilang di Poco Leok, salah satu alasan penolakan adalah mengenai adat masyarakat setempat.
Di Poco Leok jika dipaksakan maka akan berdampak cukup besar terhadap wilayah itu. Konsekuensi lingkungan sangat tinggi. Sebab, titik survei berada di kebun dan bahkan area pekuburan.
"Dari konteks warga, jelas tidak pas yang jelas warga menolak. Yang ditolak warga itu bukan tata kelola, tapi poin penting warga adalah soal ruang hidup warga yang sedang diancam," ujarnya.
Di lapangan, bila dipaksakan maka akan timbul gejolak lebih tinggi. Asumsi warga menyebut kalau penggunaan PLN hanya digunakan dalam waktu malam hari.
Dalam menolak itu, bisa dilakukan dengan berbagai hal. Baginya, perlawanan terhadap sesuai proyek itu bisa beragam. Tidak melulu pada demonstrasi.. Dia mengoreksi mengenai pola perlawanan terhadap sebuah proyek yang bisa dilakukan dalam berbagai bentuk.
"Situasi kita ini, kalau ini dibiarkan maka semakin terpuruk. Kita baru selesai Pilkada, dan mereka yang terpilih ini sama sekali tidak pernah menjadikan apa-apa yang kita diskusikan ini menjadi isu sentral," ujarnya.
Untuk itu, kekuatan anak-anak muda dan mahasiswa harus terhubung ke kampung-kampung agar membentuk sebuah perlawanan mengenai isu sosial ekologi yang ada di NTT. (fan).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News