Pekerja Migran Indonesia
Bentuk Satgas Khusus Pengiriman Pekerja Migran, Gubernur NTT Ingin Tekan TPPO
Menyikapi maraknya dan meninmgkatnya tindak pidana perdagangan orang di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT
"Kami akan memastikan agar sekarang kita fokus dari desa. Bersama dengan seluruh pihak terkait, baik dari Pemerintah Desa, Pemeruntah Daerah tingkat 2, TNI/Polri dan semua yang terlibat di bisnis pekerja migran ini. Karena kita berperang dengan TPPO ini, sebenarnya juga mengganggu bagi para perusahaan yang mengurus dengan resmi," ucap Melki.
Selain itu, Melki juga menegaskan yang untung dari TTPO itu adalah oknum. Secara Institusi sebenarnya tidak ada.
"Sekali lagi yang untung dari TPPO ini adalah oknum - oknum. Baik itu dari Pemerintah maupun dari TNI/Polri. Secara Institusi sebenarnya tidak ada. Pemerintah pasti jaga dia punya rakyat. TNI/Polri juga pasti sama. Perusahan-perusahan juga sama," tegas Melki. (Ito).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Pekerja Migran Indonesia
Pekerja Migran Meninggal
Gubernur NTT Melki Laka Lena
Satgas Khusus Pengiriman
TribunFlores.com
Anugerah Pahlawan untuk Rosalia Korban KKB, PGRI Flores Timur Beri Santunan Rp 10 Juta |
![]() |
---|
Libur Lebaran, 6.468 Turun di Pelabuhan Lorens Say Maumere Sikka NTT |
![]() |
---|
Gunung Lewotobi Laki-laki Turun Level III, 3 Kali Alami Gempa Hembusan |
![]() |
---|
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Sebut 60 Persen Pekerja Migran Indonesia Ilegal, Paling Banyak dari NTT |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.