Minggu, 3 Mei 2026

Paus Fransiskus Meninggal Dunia

Selamat Jalan Paus Fransiskus

Dia menjadi Paus yang ke-266 dalam Gereja Katolik, Paus pertama yang berasal dari Amerika Latin.

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Selamat Jalan Paus Fransiskus
TRIBUNFLORES.COM/HO-IST
PAUS - Paus Fransiskus. 

Tanpa ragu dia mengecam perang yang merenggut banyak nyawa dan harta benda. Baginya perang selalu berarti kekalahan dan kehancuran bagi semua yang terlibat dan dilibatkan di dalamnya.

Sesuai tradisi berkaitan dengan kematian seorang Paus, Gereja akan berduka selama 9 hari (novemdiales) untuk mendoakan kepergian Paus Fransiskus. Selama masa berkabung ini, jenazah Paus Fransiskus akan disemayamkan di Basilika Santo Petrus, Vatikan. 

Biasanya para paus dikuburkan di kuburan di bawah Basilika Santo Petrus. Kendati demikian, ada juga kemungkinan bahwa seorang Paus yang sudah meninggal bisa dikuburkan di tempat lain. 

Menurut satu wawancara beberapa waktu lalu, Paus Fransiskus sempat mengemukakan keinginannya untuk dikuburkan di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma. Tentu saja, keputusan terakhir tentang hal ini berada di tangan pihak Vatikan. 

Sesudah penguburan, para kardinal di seluruh dunia yang belum berumur 80 tahun akan berkumpul di Kapela Sistina, di kota Vatikan, untuk memilih Paus yang baru dalam apa yang dikenal dengan nama konklaf. 

Dalam ruangan tertutup dari komunikasi dengan dunia luar, para kardinal akan membuat pemungutan suara secara rahasia sebanyak 4 kali per hari. 

Jika belum berhasil dipilih seorang Paus baru, asap hitam akan mengepul dari cerobong asap Kapela Sistina. 

Sebaliknya, jika para kardinal berhasil memilih Paus baru, cerobong asap kapela Sistina akan mengeluarkan asap berwarna putih. Paus terpilih adalah kardinal yang memperoleh mayoritas 2/3 dari suara para pemilih. 

Segera sesudah itu, seorang kardinal diakon akan mengumumkan dari balkon utama Basilika Santo Petrus kata-kata: "Habemus Papam" yang berarti kita mempunyai seorang Paus. 

Paus yang baru pun akan tampil untuk  memberikan berkatnya untuk pertama kalinya kepada kota Roma dan dunia.

Kita patut mengucapkan terima kasih berlimpah kepada Paus Fransiskus yang telah membimbing Gereja selama ini sebagai seorang gembala  "berbau domba.

"Selamat jalan Bapak Suci, buon viaggio, jadilah pendoa bagi kami semua para peziarah harapan.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved