Berita Ende
Cegah Stunting Sejak Dini, Dinas P2KB Ende Beri Edukasi Gizi Remaja Lewat
Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Ende menyelengg
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Hari-Keluarga-Nasional.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Ende menyelenggarakan talkshow interaktif bertema “Edukasi Gizi Bagi Remaja untuk Mencegah Anemia dan Stunting” yang berlangsung di Auditorium RRI Pro 1 Ende, Rabu (2/7/2025).
Kegiatan ini merupakan upaya nyata Pemerintah Kabupaten Ende dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya konsumsi gizi seimbang dan gaya hidup sehat sebagai langkah preventif menurunkan angka stunting di masa depan.
Berdasarkan data, 27,94 persen dari penduduk Indonesia adalah Generasi Z yang berusia 8–23 tahun. Sekitar seperempatnya adalah remaja usia 10–24 tahun, menjadikan kelompok ini sebagai kunci dalam pembangunan manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Baca juga: Uang Pecahan Seribu dan Dua Ribu Warnai Aksi Demo Para Sopir Pikap di NTT
Namun demikian, kelompok usia ini juga rawan mengalami anemia dan kekurangan gizi kronis. Kedua kondisi ini jika tidak dicegah sejak remaja, dapat meningkatkan risiko melahirkan anak stunting di masa mendatang. Oleh karena itu, edukasi dini kepada remaja menjadi sangat penting.
“Anemia pada remaja putri sangat berpengaruh pada risiko stunting. Maka penyebaran informasi melalui berbagai media, termasuk radio, sangat dibutuhkan,” jelas dr. Heni Ratnawati, Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas P2KB Ende yang hadir sebagai narasumber.
Tiga Tujuan Khusus Edukasi Gizi
dr. Heni menambahkan, kegiatan ini bertujuan umum untuk mencegah anemia demi menurunkan angka stunting dan menyiapkan generasi berkualitas. Adapun tujuan khusus dari kegiatan ini meliputi meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia dan stunting, membiasakan pola makan gizi seimbang dan cukup sejak dini dan eningkatkan peran aktif remaja sebagai agen perubahan di keluarga dan masyarakat.
"Harapannya, dengan kegiatan ini dapat menurunkan angka stunting baru, khususnya yang berasal dari ibu muda yang mengalami kekurangan gizi akibat anemia," ujar dr. Heni.
Selain dr. Heni, hadir pula narasumber muda inspiratif Luv Tiara Christantya Rodja, siswi kelas XII SMAK Frateran Ndao Ende yang juga merupakan Duta GenRe Putri Provinsi NTT Tahun 2023.
Tiara berbagi pengalaman seputar peran remaja dalam menerapkan gaya hidup sehat dan menjadi pelopor edukasi sebaya.
Talkshow dipandu penyiar RRI dan dilaksanakan secara interaktif, melibatkan partisipasi langsung dari pendengar di studio dan masyarakat luas melalui siaran langsung.
Talkshow dimulai pukul 08.00 WITA hingga 12.30 WITA. Sebanyak 40 remaja hadir sebagai peserta, terdiri dari anggota PIK-R jalur sekolah dan jalur masyarakat dari empat kecamatan dalam wilayah kota Ende.
Kegiatan dibuka dengan sambutan penyiar, kemudian dilanjutkan sesi pemaparan materi oleh narasumber dan sesi tanya jawab. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan baik di dalam studio maupun melalui interaksi jarak jauh.
Talkshow ditutup dengan pengenalan Duta GenRe Putri Kabupaten Ende Tahun 2026, pengucapan yel-yel “Salam GenRe”, serta dokumentasi kegiatan.
Strategi Nasional Atasi Stunting di NTT
Hari Gizi Nasional
Perkuat Gizi Masyarakat
TribunFlores.com
| DPRD NTT Nilai Aturan Larang Angkut Penumpang Mobil Pikap Harus Dibedah Ulang |
|
|---|
| Uang Pecahan Seribu dan Dua Ribu Warnai Aksi Demo Para Sopir Pikap di NTT |
|
|---|
| Unjuk Rasa Ratusan Sopir Pikap dan Aliansi Cipayung Nyaris Ricuh di Depan Mapolda NTT |
|
|---|
| Abu Vulkanik Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Ganggu Jarak Pandang Pengguna Jalan |
|
|---|