Berita Malaka
Aliansi Revolusi Malaka Soroti Kantor Bupati Malaka yang Terbengkalai
Aliansi Revolusi Malaka menyoroti kondisi Kantor Bupati Malaka yang hingga kini tidak dijadikan pusat pemerintahan oleh Bupati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Aliansi-Revolusi-Malaka.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN - Aliansi Revolusi Malaka menyoroti kondisi Kantor Bupati Malaka yang hingga kini tidak dijadikan pusat pemerintahan oleh Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS).
Gedung megah yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp 94 miliar itu kini dibiarkan kosong tanpa pemanfaatan.
Hal tersebut disampaikan salah satu orator dalam Aliansi Revolusi Malaka, Vendi Bere, melalui orasinya di Betun, Kamis (4/9/2025).
Menurut Vendi, pembangunan kantor bupati menggunakan uang rakyat yang bersumber dari pajak masyarakat. Namun, hingga kini gedung tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya, bahkan kurang mendapatkan perawatan.
Baca juga: Anak Muda dari Soe, Ape Hauteas Bangun Mimpi Lewat UMKM Minuman Segar
Senada, salah satu orator aksi, Aleks Mesakh, menilai gedung kantor bupati yang semestinya menjadi simbol pemerintahan justru tampak terbengkalai. Ia menyesalkan gedung yang dibangun dari hasil keringat rakyat kini hanya menjadi tempat hewan ternak berlindung.
“Sekarang kantor itu ibarat kandang kambing, babi, sapi, dan sebagainya. Ini bukti bahwa bupati dan wakil bupati hari ini sengaja membiarkan gedung yang dibangun dari uang rakyat itu menjadi kandang binatang,” tegas Aleks.
Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Revolusi Malaka ini melibatkan sejumlah organisasi, antara lain Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Malaka, Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Kupang, Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu, dan Gerakan Masyarakat Pemuda (Gempa) Malaka. (ito)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Anak Muda dari Soe, Ape Hauteas Bangun Mimpi Lewat UMKM Minuman Segar |
|
|---|
| IKADA Kupang Gelar Dialog, Sampaikan Sikap Terkait PTDH Kompol Kosmas K Gae |
|
|---|
| Jannes Eudes Wawa: PON Harus Jadi Momentum Dongkrak Pariwisata NTT |
|
|---|
| Pekerja Rentan Kota Kupang Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan dan Buku Rekening Bank NTT |
|
|---|