Gunung Api di NTT
Status Gunung Api di NTT Berdasarkan Tingkat Aktivitas per 1 Desember 2025
Dilansir dari website MAGMA Indonesi (Badan Geologi), Senin (1/11/2025) berikut tingkat aktivitas
Penulis: Cristin Adal | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/visual-ga-lewotobi.jpg)
KRB I: Masyarakat masih dapat beraktivitas dengan meningkatkan kewaspadaan.
KRB II: Tetap beraktivitas tetapi lebih waspada terhadap potensi bahaya.
KRB III: Tidak diperbolehkan beraktivitas di sekitar kawah.
3. LEVEL III (SIAGA)
Hasil Pengamatan
Aktivitas meningkat semakin nyata, atau gunung api sedang mengalami erupsi.
Ancaman Bahaya
Ancaman erupsi dapat meluas, namun belum mengancam permukiman secara langsung.
Rekomendasi – KRB I, II, III
KRB I: Masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di lembah sungai yang berhulu di puncak.
KRB II: Masyarakat mulai menyiapkan diri untuk mengungsi, menunggu instruksi pemerintah sesuai rekomendasi KESDM.
KRB III: Tidak diperbolehkan beraktivitas dan harus menyiapkan diri untuk mengungsi.
4. LEVEL IV (AWAS)
Hasil Pengamatan
Peningkatan aktivitas sangat nyata, atau sedang terjadi erupsi besar.
Ancaman Bahaya
Bahaya erupsi dapat meluas dan mengancam permukiman penduduk.
Rekomendasi – KRB I, II, III
KRB I: Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan tinggi dan siap mengikuti arahan pemerintah setiap saat.
KRB II: Masyarakat bersiap untuk evakuasi, menunggu perintah resmi pemerintah daerah.
KRB III: Masyarakat di wilayah terancam wajib mengungsi segera sesuai rekomendasi KESDM.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News