TOPIK
Konflik Lahan di Adonara
-
Kapolres Flores Timur menegaskan perdamaian di Adonara Timur harus menjadi tanggung jawab bersama melalui dialog, bukan kekerasan.
-
Pemda Flores Timur gelar sarasehan untuk mencari solusi damai atas konflik komunal antara Dusun Belle dan Dusun Lewonara di Pulau Adonara.
-
Polres Flores Timur mengamankan 812 senjata dan barang berbahaya pasca konflik di Adonara Timur.
-
Rekonsiliasi dijadwalkan 1 Juni 2026 di Desa Horinara karena alasan penyesuaian kegiatan adat dan lokasi dianggap netral.
-
Warga Saosina dan Narasaosina menyerahkan 19 senjata api rakitan, 90 anak panah, 27 busur, dan 4 amunisi kepada polisi sebagai langkah damai.
-
Warga Dusun Bele, Adonara Timur menyerahkan 30 senjata api rakitan, 171 amunisi, serta sejumlah senjata tradisional kepada polisi secara sukarela.
-
Adapun barang yang diserahkan meliputi 30 pucuk senjata api rakitan, 171 butir amunisi, 3 busur, 22 anak panah, serta
-
Komitmen bersama guna menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur
-
Warga Dusun Bele, Desa Waiburak, Adonara Timur, menyerahkan 52 senjata api rakitan kepada Polres Flores Timur secara sukarela.
-
Personel Brimob Polda NTT mengevakuasi warga negara Bangladesh bernama Idris dari Adonara Timur akibat dampak konflik di wilayah tersebut.
-
Dalam arahannya, pihak kepolisian menegaskan agar seluruh senjata rakitan yang masih dimiliki warga tidak disembunyikan
-
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh kedua kepala desa dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli
-
Personel Brimob Polda NTT melakukan patroli bersenjata lengkap di Desa Narasaosina dan Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur,
-
Menurut Ignasius, perang tidak menghasilkan kemenangan, melainkan hanya membawa kehancuran dan dendam berkepanjangan.
-
Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen angkat bicara terkait konflik lahan di dua desa di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT
-
Konflik lahan antar dua warga desa di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur NTT saat ini masih terus berlanjut.
-
Aparat gabungan Polri dan TNI masih bersiaga di lokasi konflik tanah di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, cegah bentrokan susulan
-
Sebanyak 12 bangunan mengalami kerusakan berat akibat konflik tersebut, terdiri atas 10 rumah warga, satu apotek, dan satu kios.
-
Kehadiran Personel Pengamanan di tengah masyarakat terus diperkuat menyusul perkembangan situasi di wilayah Kecamatan Adonara Timur
-
Polres Flores Timur Imbau Warga Tetap Tenang Pascainsiden. TNI-Polri Perkuat Pengamanan di Adonara Timur Warga Diajak Kedepankan Musyawarah
-
Konflik susulan antara warga Dusun Bele dan Dusun Lewonara di Adonara Timur pecah setelah dugaan ledakan bom rakitan dan aksi provokasi
-
Massa dari Lewonara juga sempat melontarkan kata-kata bernada emosi dan memarahi anggota yang bertugas di pos.
-
Kepala desa se-Adonara Timur mengadakan pertemuan untuk mencari solusi damai konflik Narasosina–Bele.
-
Situasi keamanan di Adonara Timur berangsur kondusif pasca kerusuhan antara warga Dusun Bele (Desa Waiburak), Dusun Lewonara (Desa Narasaosina).
-
Bentrok antarwarga terjadi antara Dusun Bele, Desa Waiburak dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur pada 6 Maret 2026
-
Perkelahian antara warga Desa Lewonara dan Desa Bele di Kecamatan Adonara Timur, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT.
-
Pemerintah Kabupaten Flores Timur kini tengah melakukan upaya mediasi pasca bentrok antar kampung di Kecamatan Adonara Timur, NTT
-
Bentrok antar warga terjadi di Adonara Timur antara warga Dusun Bele (Desa Waiburak) dan Desa Narasaosina akibat sengketa tanah adat.
-
Sebanyak lima orang warga di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur terkena luka tembak dari senjata rakitan
-
Direktur Rumah Sakit Pratama Adonara, dr. Danny Gunawan mengatakan, sejak pagi tadi ada 3 orang laki-laki dewasa masuk IGD rumah sakit