Aksi Tak Senonoh di Matim

Polisi Tetapkan Pria di Manggarai Timur Tersangka Dugaan Kasus Asusila Terhadap Bocah Disabilitas

Kini pelaku Eren sudah diamankan di ruang tahanan Polres Manggarai Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
BERI KETERANGAN - Kapolres Manggarai Timur, AKBP Nugroho Arie Siswanto saat memberikan keterangan kepada wartawan beberapa waktu lalu, Februari 2022. 

Kasus tak senonoh di salah satu desa di Kecamatan Rana Mese Kabupaten Manggarai Timur sejak 2021-2022 sudah dua kali terjadi.

Korbannya adalah anak dibawa umur.

Kepala Desa setempat, Herman Jehadut, mengatakan, kasus persetubuan anak dibawa umur disana bukan hanya terjadi kali ini saja. Tapi sudah ada kasus sebelumnya, korbannya masih dibawa umur.

Kata Herman, korban dalam kasus ini seorang gadis berusia 16 tahun yang merupakan pelajar sebuah SMP. Meski demikian, kasus ini didiamkan saja dan tidak diselesaikan secara hukum.

"Kasus ini dibawa umur korbanya masih umur 16 tahun, masih SMP tapi dia diamkan. Maka analisa saya ini berarti setuju sama setuju ini,"ungkap Herman ketika dihubungi TRIBUNFORES.COM, Minggu 6 Februari 2022.

Saat itu, kata Herman, sempat diminta untuk diselesaikan di desa, namun ia menolak.

Baca juga: Theresia Wisang Kecam Pelaku Aksi Tak Senonoh di Manggarai Timur, Minta Polisi Usut Tuntas

Kecuali, kasus tersebut sesama orang dewasa dimungkinkan untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Herman juga merasah heran, karena kasus persetubuan anak dibawa umur selalu terjadi di desa yang ia pimpin itu.

"Disini tumbuh macam jamur di musim hujan saja kasus ini, aih, saya tidak mengerti lagi masyarakat ini,"ungkapnya dengan nada kesal.

Karena itu, Herman meminta kepada aparat kepolisian dan LSM yang bergerak di bidang perlindungan perempuan dan anak untuk terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat, agar kasus yang sama tidak kembali terjadi.

Respon Yayasan Mariamoe Peduli

Sebelumnya, seorang bocah tiga tahun di Kecamatan Rana Mese Kabupaten Manggarai Timur menjadi korban aksi tak senonoh.

Korban diketahui merupakan penyandang disabilitas, Tuna Runggu Wicara (tidak bisa bicara dan tidak bisa mendengar).

Terduga pelaku adalah, I (20) yang merupakan tetangga korban.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved