Berita Maumere

Perawat dan Bidan Unipa Indonesia Ikut Sumpah Profesi, Ini Pesan Rektor

Rektor Universitas Nusa Nipa Indonesia, Dr. Ir Angelinus Vinsensius, M.Si, menyampaikan kita telah memasuki era digitalisasi.

Editor: Gordy
TRIBUNFLORES.COM / HO - UNIVERSITAS NUSA NIPA INDONESIA
POSE BERSAMA - Universitas Nusa Nipa Indonesia menggelar kegiatan sumpah ners bagi 32 profesi ners dan 16 orang D-III, di Aula Nawacita Universitas Nusa Nipa Indonesia, Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu 12 Maret  2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Universitas Nusa Nipa Indonesia menggelar kegiatan sumpah profesi ners bagi 32 perawat dan 16 orang D-III.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Nawacita Universitas Nusa Nipa Indonesia, Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu 12 Maret 2022.

Rektor Universitas Nusa Nipa Indonesia, Dr. Ir Angelinus Vinsensius, M.Si, menyampaikan kita telah memasuki era digitalisasi.

Baca juga: Ayah Korban Aksi Tak Senonoh di Manggarai Mohon Keadilan Penegak Hukum

 

"Bahkan masyarakat Jepang sudah lebih dahulu masuk di era masyarakat 5.0 (society 5.0) yang dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir diera revolusi industri 4.0 seperti internet of thing, artificial intelligence, big data dan sebagainya namun apakah hal ini menihilkan peran seorang perawat? Sekali lagi itu tidak mungkin,"ujarnya.

Lanjutnya, Selama manusia masih ada dimuka bumi, perawat akan tetap menjadi profesi yang tidak dapat digantikan, sejauh mana perawat mampu berinovasi untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia yang tidak dapat dipenuhi oleh kemajuan teknologi.

Kata dia, terlebih pada sisi humanis seorang perawat misalnya perhatian, keramahan, kehanyatan, cinta kasih kepedulian dan rela berkorban selain itu perawat juga mesti melengkapi kapasitas diri dengan berbagai bidang lain dan dapat mengembangkan ilmu maupun pengetahuan  berkaitan dengan profesionalisme seorang  perawat.

"Semoga dengan pengangkatan sumpah ini, anda semua menjadi perawat profesional dan paripurna bekerja dengan hati nurani,”ungkap dia.

Baca juga: Wapres RI Maruf Amin Harap AIWW Ada Terobosan Atasi Persoalan Air Bersih di Asia Pasifik

Sementara itu, Ketua  DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi NTT, Aemilianus Mau,S.Kep.,Ns.,M.Kep menyampaikan apresiasinya kepada pihak universitas Nusa Nipa Indonesia atas terselenggaranya sumpah perawat.

"Saya juga mengucapkan profisiat kepada yang telah disumpah, sehingga nama-nama yang telah disumpah bisa terdaftar dalam sistim  data PPNI. Menurut data  di NTT ada kurang lebih 3000 belum teregistrasi dengan berbagai alasan belum bekerja dll. Sumpah perawat ini menjadi bekal dalam  bekerja sekaligus menunjukan profesionalisme  sebagai seorang perawat yang bisa mendedikasikan diri baik dalam negeri dan luar negeri,"ungkapnya.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Kesehatan kabupaten Sikka, dr. Mercy Parera, juga menyampaikan selamat kepada perawat dan bidan yang telah disumpah, semoga dapat menjunjung tinggi nilai-nilai keperawatan dan mengimplementasikan sumpah yang telah ditunaikan bagi masyarakat.

Baca juga: Pelajar SMK di Ngada Diduga Dianiaya Pemilik Bengkel, Guru: Itu Bagian Pembinaan

Turut hadir Wakil Rektor I Jonas K.G.D. Gobang, S.Fil, M.A., Wakil Rektor III Hermus Hero, S.Ag. MPd, Dekan Fakultas Ilmu -Ilmu Kesehatan Ns. Agustina Sisiliawati Dua Wida, M.Kep , para Tokoh Agama,  ketua PPNI kab Sikka,  Para Wakil Dekan, para Kaprodi, Para Dosen dan Tenaga Kependidikan. (Cr1).

Berita Maumere Lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved