Berita NTT

Terima Kunjungan KPPU, Ombudsman NTT Minta Awasi Praktek Monopoli Berusaha di NTT

Terima Kunjungan KPPU, Ombudsman NTT Minta Awasi Praktek Monopoli Berusaha di NTT. Terjadi disparitas harga barang di Barat dan di Timur Indonesia.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-OMBUDSMAN NTT
POSE BERSAMA - Kepala Perwakilan Ombudsman NTT, Darius Beda Daton menerima kunjungan tim Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI Kantor Wilayah IV di ruang kerjanya, Rabu 10 Agustus 2022. Mereka pose bersama usai pertemuan di Kupang, NTT. 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Kepala Perwakilan Ombudsman NTT, Darius Beda Daton menerima kunjungan tim Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI Kantor Wilayah IV di ruang kerjanya, Rabu 10 Agustus 2022.

Tim KPPU akan berada di Kota Kupang selama tiga hari untuk mendengar masukan seluruh stakehoder di daerah ini terkait praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Pertemuan ini adalah tindak lanjut dari rapat virtual yang dilaksanakan bersama pada minggu lalu.

Pada kesempatan tersebut dirinya kembali menyampaikan bahwa disparitas harga barang yang tinggi antara wilayah barat dan timur masih terjadi sehingga subsidi tol laut oleh pemerintah melalui APBN setiap tahun seolah tidak terasa menekan margin disparitas harga tersebut.

Baca juga: Aliran Sesat di Manggarai Barat Berkembang di Medsos, Suami Jadikan Istri Tuhan

 

Karena itu hemat saya disparitas harga tersebut harus mampu ditekan dan tidak semata alasan klasik soal supply and demand.

Persoalan pola distribusi logistik, tarif/cost logistik dari pelabuhan ke gudang, pembatasan distributor barang dengan alasan tertentu, kapasitas pelabuhan peti kemas dll adalah beberapa hal yang mesti diurai bersama seluruh stakeholders di daerah ini guna membantu masyarakat kecil dari ‘permainan’ harga barang yang bisa dilakukan sesuka hati dan kapan saja oleh segelintir orang.

Baca juga: Pelari NTT Tambah Medali Emas Kejurnas Atletik Semarang,Total Tiga Emas dan Empat Perak

Kepada KPPU selaku lembaga penegak hukum persaingan usaha yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor: 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, Ombudsman NTT berharap terus melakukan pengawasan praktek monopoli berusaha di NTT.

"Terima kasih kepada tim KPPU atas pertemuan hari ini. Semoga bermanfaat untuk NTT,"ujar Darius.

Berita NTT lainnya

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved