Sabtu, 18 April 2026

Berita Ende

Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Mbongawani di Ende

Sejumlah pedagang yang sebelumnya berjualan di lokasi yang tidak sesuai aturan diminta menempati lapak resmi

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Mbongawani di Ende
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
PEDAGANG IKAN - Para pedagang ikan mulai menempati lapak-lapak di pasar ikan Pasar Mbongawani di Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Rabu (19/2/2026). 

Laporan Reporter TribunFlores.com, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Ratusan aparat gabungan dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, serta petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Ende kembali melakukan penertiban di Pasar Mbongawani, Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Rabu (19/2/2026).

Sebelumnya, penertiban serupa juga dilakukan di dua pasar tradisional lainnya, yakni Pasar Potulando di Kecamatan Ende Tengah dan Pasar Wolowona di Kecamatan Ende Timur.

Berdasarkan pantauan TribunFlores.com, petugas Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Ende melakukan penertiban kendaraan di ruas jalan tepat di depan Pasar Mbongawani.

Kendaraan roda dua maupun roda empat yang parkir sembarangan dan berpotensi menimbulkan kemacetan diarahkan ke titik parkir yang telah disiapkan. Penataan juga dilakukan di bagian dalam pasar.

 

Baca juga: Ketua DPRD Sikka Rekomendasi Pemerintah Segera Periksa Eltras Pub dan Awasi Seluruh Pub di Maumere

 

 

Sejumlah pedagang yang sebelumnya berjualan di lokasi yang tidak sesuai aturan diminta menempati lapak resmi yang telah disediakan.

Khusus pedagang ikan yang selama ini berjualan di badan jalan, diarahkan untuk pindah ke lapak pasar ikan di bagian belakang pasar yang baru selesai dibangun.

Meski kondisi pasar kini terlihat lebih tertib dan tidak semrawut seperti sebelumnya, kebijakan ini tidak sepenuhnya mendapat respons positif dari para pedagang.

Arman, salah seorang pedagang ikan, mengaku pendapatannya menurun sejak direlokasi.

“Kalau kemarin di depan itu biasanya jam 10–11 sudah habis dan kami sudah pulang, sedangkan di sini sampai jam 12 lewat juga baru laku Rp150 ribu,” ujarnya.

Di sisi lain, warga Kota Ende justru mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Ende tersebut.

Ibu Lilis, warga yang sedang berbelanja, menilai kondisi pasar kini jauh lebih nyaman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved