Berita NTT

PKK Jadi Pilar Penting Bangun Ketahanan Keluarga di NTT

Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kosmas Damianus Lana, mewakili Gubernur NTT secara resmi membuka

Editor: Ricko Wawo
POSKUPANG.COM/YUAN LULAN
FOTO - Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Mindrivari Astiningsih Laka Lena. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG  – Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kosmas Damianus Lana, mewakili Gubernur NTT secara resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Penggerak PKK Provinsi NTT Tahun 2025 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (29/8/2025).

Dalam sambutannya, Kosmas menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TP PKK dan mitra kerja yang konsisten mendukung program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, rakor kali ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi momentum strategis untuk mengevaluasi capaian, menyusun langkah lebih efektif, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.

“Tim Penggerak PKK telah lama menjadi pilar penting dan motor penggerak dalam membangun ketahanan keluarga, mulai dari unit terkecil dalam masyarakat. Sepuluh program pokok PKK, mulai dari penghayatan Pancasila hingga kesehatan dan kelestarian lingkungan hidup, adalah fondasi utama pembangunan keluarga yang sejahtera,” ujarnya.

 

Baca juga: PKK NTT Dorong Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Lewat Pemberdayaan Keluarga

 

Kosmas menegaskan, di era digitalisasi dan perubahan global, peran PKK semakin dibutuhkan, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter anak, pencegahan stunting, pola hidup sehat, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga adaptasi perubahan iklim.

“Semua ini adalah karya nyata yang membutuhkan dedikasi, kerjasama, dan semangat kolaborasi dari seluruh kader PKK,” tambahnya.

Ia juga menekankan sejumlah isu prioritas yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni penanganan stunting, ketahanan pangan berbasis rumah tangga, kesehatan lingkungan, serta pendidikan karakter berbasis keluarga dan kearifan lokal.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari indikator fisik, tetapi juga dari nilai-nilai non-fisik yang membentuk kualitas manusia.

“Pemerintah Provinsi NTT sedang merancang fakta kolaborasi dengan kabupaten/kota untuk penanganan stunting. Selain itu, ketahanan pangan rumah tangga dan program kesehatan lingkungan seperti apotek hidup di dasa wisma harus terus digerakkan. Dan yang tak kalah penting, mari kita perkuat pendidikan karakter berbasis keluarga,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Kosmas Lana mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan dalam mewujudkan visi pembangunan NTT sesuai RPJMD 2025–2029. (Uan)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved