Sabtu, 13 Juni 2026

Opini

Ketika Cinta Pertama Pergi: Menyulam Harapan dari Luka Kehilangan

Ketika sosok tersebut meninggal, kehilangan yang dirasakan bukan hanya bersifat emosional, tetapi juga eksistensial

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Ketika Cinta Pertama Pergi: Menyulam Harapan dari Luka Kehilangan
TRIBUNFLORES.COM/Nurhajah Wahyu
Nurhajah Wahyu Tri Utami, Mahasiswa Magister Sains Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. 

Kehilangan cinta pertama karena kematian memang menyakitkan. Ia meninggalkan ruang kosong yang tak tergantikan. Namun dari luka itu, kita belajar bahwa harapan bukanlah ilusi. Ia adalah keputusan sadar untuk tetap hidup, dan mencintai meski dengan hati yang pernah patah. 

Cinta pertama tidak pernah benar-benar hilang. Ia berubah bentuk, dari pelukan menjadi kenangan, dari suara menjadi nilai, dari kehadiran menjadi cahaya yang membimbing kita dalam gelap. Dari luka itu, kita belajar bahwa hidup bukan tentang menghindari kehilangan. 

Hidup adalah tentang bagaimana kita menemukan makna di dalamnya. Tentang bagaimana kita menjadikan kehilangan sebagai ruang untuk tumbuh, bukan untuk tenggelam. Dan tentang bagaimana kita menyulam harapan dari benang-benang kenangan, luka, dan cinta yang tetap tinggal meski wujudnya telah berubah.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved