Berita Flores Timur
Mengenal Karang Taruna Desa Pepageka Adonara, Lestarikan Budaya Lewat Sanggar Seni
Ia mengatakan, selain tari Lebe, beberapa tarian adat yang terus dikembangkan yakni, dolo, beku, hedung, soka dan lili.
Sanggar seni Nuba Telo merupakan sanggar seni tari tradisional yang berusaha menonjolkan kebudayaan Adonara-Lamaholot, yang dibentuk atas inisiatif orang muda Desa Pepageka.
Sanggar ini berada dalam seksi seni dan budaya Karang Taruna Nuba Telo Desa Pepageka. Sanggar ini menjadi wadah penyaluran minat bakat dan talenta orang muda desa Pepageka dalam bidang seni budaya.
Sanggar seni tari ini boleh dikatakan baru karena dibentuk serentak dengan pengukuhan kepengurusan Karang Taruna Nuba Telo desa Pepageka pada 26 Desember 2021 lalu.
Sekalipun masih baru namun anggota seni tari selalu mempunyai semangat , kompak dalam berlatih. Hal ini terbukti dengan undangan yang terus berdatangan untuk tampil mengisi acara-acara di beberapa kegiatan.
Nama Nuba Telo berasal dari dua suku kata, “Nuba” dan “Telo”. Nuba Telo ini menggambarkan tiga kekuatan utuh dalam tatanan budaya Desa Pepageka dan menjadi suatu kekhasan.
Baca juga: Amerika Gembar-Gembor Rusia Siap Serang Ukraina, Presiden Zelensky Malah Ajak Putin Bertemu
Saat ini aktivitas sanggar seni tari berfokus pada tarian Hedung dan tarian Lebe. Sanggar ini rencananya akan menggali semua kekayaan seni tari lainnya untuk dikembangkan dalam bentuk aslinya maupun tarian kreasi.
"Aktivitas latihan sampai pertunjukan terus dilakukan guna mempertahankan kekayaan budaya warisan leluhur," tutup Anton. (*)