Berita Flores Timur

Mengenal Karang Taruna Desa Pepageka Adonara, Lestarikan Budaya Lewat Sanggar Seni

Ia mengatakan, selain tari Lebe, beberapa tarian adat yang terus dikembangkan yakni, dolo, beku, hedung, soka dan lili.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ KARANG TARUNA PEPAGEKA
LESTARIKAN BUDAYA - Sanggar karang taruna Nuba Telo Desa Pepageka, Kecamatan Kelubagolit, Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur, Februari 2022. 

Sanggar seni Nuba Telo merupakan sanggar seni tari tradisional yang berusaha menonjolkan kebudayaan Adonara-Lamaholot, yang dibentuk atas inisiatif orang muda Desa Pepageka.

Sanggar ini berada dalam seksi seni dan budaya Karang Taruna Nuba Telo Desa Pepageka. Sanggar ini menjadi wadah penyaluran minat bakat dan talenta orang muda desa Pepageka dalam bidang seni budaya.

Sanggar seni tari ini boleh dikatakan baru karena dibentuk serentak dengan pengukuhan kepengurusan Karang Taruna Nuba Telo desa Pepageka pada 26 Desember 2021 lalu.

Sekalipun masih baru namun anggota seni tari selalu mempunyai semangat , kompak dalam berlatih. Hal ini terbukti dengan undangan yang terus berdatangan untuk tampil mengisi acara-acara di beberapa kegiatan.

Nama Nuba Telo berasal dari dua suku kata, “Nuba” dan “Telo”. Nuba Telo ini menggambarkan tiga kekuatan utuh dalam tatanan budaya Desa Pepageka dan menjadi suatu kekhasan.

Baca juga: Amerika Gembar-Gembor Rusia Siap Serang Ukraina, Presiden Zelensky Malah Ajak Putin Bertemu

Saat ini aktivitas sanggar seni tari berfokus pada tarian Hedung dan tarian Lebe. Sanggar ini rencananya akan menggali semua kekayaan seni tari lainnya untuk dikembangkan dalam bentuk aslinya maupun tarian kreasi.

"Aktivitas latihan sampai pertunjukan terus dilakukan guna mempertahankan kekayaan budaya warisan leluhur," tutup Anton. (*)

Berita Flores Timur Lainnya

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved