Warga NTT Korban KKB

Permintaan Tulus Hilarius, Ayah dari Korban KKB Asal NTT Kepada Pemerintah Pusat

Duka masih menyelimuti sanak keluarga dari korban aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, asal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Editor: Laus Markus Goti
TRIBUNFLORES.COM/PATRIANUS MEO DJAWA
WAWANCARA. Hilarius Wuli (kiri) ayah dari Yulius korban KKB saat diwawancarai di Rumah Adat, di Golewa, Ngada, Senin 18 Juli 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Duka masih menyelimuti sanak keluarga dari korban aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tiga warga asal NTT yang menjadi korban tragedi penembakan di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga Papua itu, antara lain, Hubertus Goty (42) dan sepupunya, Yulius Watu (27). Keduanya berasal dari Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Satu korban lagi yakni Yohanes Rengkas (26), dari Bangka Ajang, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.

Hilarius Wuli, Ayah Yulius Watu, beberapa waktu lalu melalui live streaming halaman facebook, TRIBUNFLORES.COM, mengutarakan harapan dan permintaannya kepada pemerintah pusat, terkait dengan tragedi Nanggolait.

Baca juga: Air Mata Ibunda Kering di Depan Peti Yohanes Korban KKB Papua

 

Nampak, Hilarius memandang tragedi Nanggolait adalah tragedi kemanusiaan yang menggugah hati nurani.

Hilarius menyebut aksi KKB sudah memakan banyak korban dan putranya Yulius adalah salah satunya.

Hilarius berharap peristiwa yang sama tidak terjadi lagi pada yang lain. Hilarius ingin melihat Papua aman.

"Ini permintaan kami dari orangtua saya minta bantu pemerintah pusat, agar lebih jeli, bisa mengambil sikap, dan langkah -langkah yang lebih pasti sehingga Papua bisa aman seperti yang dulu," ujarnya.

Hilarius juga mengucap terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nduga, Pemerintah Kabupaten Ngada yang telah berkoordinasi dengan baik untuk memulangkan jenazah Yulius.

Ucapan terima kasih juga Hilarius sampaikan kepada majikan Yulius di Papua, yang telah memerhatikan Yulius semasa hidup atau selama bekerja di Papua.

Baca juga: Hubertus Tewas di Tangan KKB, Natal Bersama Keluarga di Ngada Urung Terwujud

 

Mimpi Buruk

Sebelumnya diberitakan TRIBUNFLORES.COM, Hilarius Wuli mengalami mimpi buruk pada Jumat malam, 15 Juli 2022, sebelum keesokan harinya, dia mendapat kabar, putra sulungnya, Yulius Watu (27) tewas di tangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga, Papua.

Menurut Hilarius mimpi buruknya itu merupakan tanda bahwa akan ada kabar buruk. "Saya bermimpi melihat ular," kata Hilarius, kepada TRIBUNFLORES.COM, Senin 18 juli 2022, di rumah duka di Desa Ulubelu, Kabupaten Ngada.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved