Senin, 27 April 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Keserakahan Berbahasa Pejabat Publik

Tuturan pejabat publik dengan diksi jauh dari elok kepada rakyat dinilai tidak hanya sebagai sesuatu yang berlebihan

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Keserakahan Berbahasa Pejabat Publik
TRIBUNFLORES.COM / HO-HUMAS UNIKA RUTENG
FOTO - Antonius Nesi, Doktor Disiplin Pendidikan Bahasa, Dosen Unika St. Paulus Ruteng. 

Penggunaan kata-kata kurang elok, meremehkan, atau bercanda di atas penderitaan rakyat ibarat menaburkan garam pada luka. 

Rakyat akhirnya bereaksi dengan cara komunikasi tandingan mereka sendiri: demonstrasi, teriakan di jalanan, hingga aksi-aksi anarkis. Kita berharap, badai ini berlalu. Ke depan, janganlah lagi memicu amarah rakyat dengan “serakah berbahasa”, tetapi sampaikanlah pesan kepada publik dengan penuh amanah.*

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved