Berita NTT

Perihal Bantuan Ternak Babi, Kepala BPTU-HPT Denpasar: Ternak itu Murni dari NTT dan Bersertifikat

Selain itu, ternak Babi yang didistribusikan juga dalam keadaan sehat yang dibuktikan dengan memiliki sertifikat veteriner (Surat Keterangan

Editor: Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KABELEN
Ternak babi milik warga Larantuka, Flores Timur. Perihal Bantuan Ternak Babi, Kepala BPTU-HPT Denpasar Tegaskan Ternak itu Murni dari NTT, Bersertifikat. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Kepala BPTU-HPT Denpasar, Dr. Hary Suhada, S.Pt, M.Sc menyampaikan bahwa ternak babi yang akan didistribusikan bagi masyarakat di sejumlah kabupaten di NTT murni berasal dari wilayah provinsi NTT atau hasil ternak di NTT.

Selain itu, ternak Babi yang didistribusikan juga dalam keadaan sehat yang dibuktikan dengan memiliki sertifikat veteriner (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) dan Sertifikat Pelepasan Karantina Hewan.

Sehingga dapat dipastikan ternak didistribusikan dalam keadaan sehat.

Hal ini dipertegas oleh penyampaian dari Drh. Melky Angsar,M.Sc, selaku Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTT.

Baca juga: Pemprov NTT Gelar Kegiatan Tanam Jagung hingga Konser Hiburan, pada Momen HUT NTT Ke-64

 

Beliau memastikan bahwa tidak ada babi yang diambil dari luar provinsi NTT karena adanya Instruksi Gubernur No 01/Disnak/2022 yang melarang Pemasukan Ternak Babi dari luar NTT ke dalam wilayah NTT.

"Sebelum ternak didistribusikan telah dilakukan uji laboratorium dengan metode PCR untuk penyakit ASF dimana hasil uji menunjukkan hasil negative. Uji tersebut dilakukan di Laboratorium UPTD Veteriner NTT, yang telah terakreditasi ISO:17025 tambah Medik Veteriner Madya BBVet Denpasar Dr. drh. I Nyoman Dibia, M.P," ujarnya.

Perlu diketahui, bantuan Ternak Babi Tahun Anggaran 2022 sejumlah 300 ekor dan pakan ternak babi sejumlah 18 ton merupakan aspirasi dari Anggota DPR RI Dapil NTT, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat, yang dilaksanakan oleh Satker BPTU-HPT Denpasar Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Bantuan ini dialokasikan untuk kabupaten Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

Hingga saat ini (18 Januari 2023) bantuan ternak yang telah didistribusikan sejumlah 150 ekor dengan rincian Flores Timur 50 ekor tanggal 19 Desember 2022, Sikka 50 ekor tanggal 19 Desember 2022, dan Ende 50 ekor tanggal 12 Januari 2023.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved